Breaking News

PT.BPR Kertaraharja Daftarkan Karyawanya Masuk BPJS Ketenagakerjaan





INIJABAR.COM, Bandung – BPJS Cabang Soreang mengapresiasi PT Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Kertaraharja atas pertisipasi dan semangatnya mendaftarkan semua karyawan BPR menjadi peserta BPJS ketenagakerjaan.

Direktur Operasional PT BPR Kertaraharja H. Boy Ferli Sumaatmaja mengatakan, pihaknya mengaku merasa bangga dengan apresiasi dari BPJS Ketenagakerjaan. Bahkan, selalu tepat membayar premi karyawannya.

“Sebagai perusahaan milik pemerintah, kami harus memberikan contoh kepada perusahaan lain untuk memberi jaminan karyawan dengan mendaftarkannya ke BPJS Ketenagakerjaan dan membayar iurannya tepat waktu tiap bulan,” kata Boy Firli kepada wartawan di Soreang kemarin, (27/8/2018)

Menurutnya, smpai saat ini BPR Kertaraharja mempunyai 231 karyawan yang tersebar kantor Pusat,15 kantor Cabang, 12 Poskas dan 2 Kantor Kas yang berada di Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat. Seluruh karyawan telah didaftarkan di BPJS Ketenagakerjaan dan iurannya dibayar tiap bulan secara rutin.

“Sudah menjadi kewajiban semua perusahaan sesuai ketentuan dan Undang-undang kalau karyawan harus didaftarkan ke BPJS Ketenagakerjaan,” akunya.

Pemberian hak pegawai dengan mendaftarkannya kepada BPJS Ketenagakerjaan lanjut Dia, tidak terlepas dari lancarnya usaha yang dijalankan.

Meskipun berstatus sebagai Bank milik Pemerintah daerah, perusahaan telah membukukan keuntungan cukup besar pada 2017 lalu sebesar Rp 6,4 milyar. Jumlah tersebut melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp 6 miliar.

“Tahun ini kami ditargetkan mendapat laba Rp7milyar dan target aset senilai Rp 294 miliar,” tuturnya.

Boy optimis dan meyakini target tersebut akan mudah diraih, mengingat BPR Kertaraharja mempunya performa cukup bagus. Hal tersebut terlihat dari jumlah nasabah yang terus berkembang. Yakni 45 ribu nasabah tabungan, 12.900 nasabah deposito dan 18.900 nasabah kredit.

Diamenambahkan, nasabah 60 persen adalah para pelaku UMKM. Terlebih, kondisi ini berbeda dengan beberapa tahun sebelumnya, dimana 60 persen nasabah kami kebanyakan dari PNS dan instansi lainnya.

Kami terus melakukan inovasi dan perbaikan diberbagai sektor, termasuk perbaikan infastruktur gedung. Perbaikan dan pembangunan gedung kami lakukan untuk memberikan kenyamanan pada nasabah,” pungkasnya


Tidak ada komentar