Breaking News

FGolkar dan PAN Bolos di Sidang Paripurna APBDP 2018 DPRD Purwakarta


INIJABAR.COM, Purwakarta- Pemkab Purwakarta menyampaikan nota keuangan APBD Perubahan 2018, dimana Pendapatan Purwakarta sebesar Rp. 2,170 Trilyun, Belanja Daerah sebesar Rp. 2,231 Trilyun sementara defisit sebesar Rp. 61 Milyar. Untuk Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp. 468,8 Milyar.

Nota keuangan Raperda APBD Perubahan 2018 Purwakarta ini disampaikan oleh Pj Bupati Purwakarta, M Taufik kepada DPRD Purwakarta, dalam rapat paripurna yang dihadiri 19 anggota dan 3 pimpinan DPRD digedung rapat paripurna DPRD, Senin (10/9/2018).

Pj Bupati menyebutkan bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp. 468,8 Milyar, angka tersebut sudah berdasarkan sejumlah evaluasi. "Angka tersebut tentunya sudah dihitung berdasarkan evaluasi semester satu dan prognosis sampai dengan akhir tahun," jelasnya.

Ia optimis hasil rencana pendapatan asli daerah itu akan dapat terwujud. "Dengan hasil rencana tadi, Insya Allah bisa kita wujudkan. Angka seperti itu juga sudah mengantisipasi ada dana yang masuk akibat sisa dari Pilkada yang lalu, ada tambahan dari situ. Saat ini realisasi PAD sudah lebih dari 50 %," jelas M Taufik usai rapat paripurna.

Agenda rapat paripurna penyampaian Nota Keuangan Raperda APBD Perubahan 2018 Purwakarta ini sudah direncanakan dan dijadwalkan, jelas Wakil Ketua DPRD Purwakarta, Sri Puji Utami selaku pimpinan rapat menanggapi ketidakhadiran seluruh anggota DPRD dari Fraksi Golkar. "Saya tidak terlalu penting untuk menanggapi ketidakhadiran Fraksi Golkar dalam rapat paripurna ini, toh hari ini agenda tetap berlangsung karena sudah memenuhi kourum, sesuai yang sudah direncanakan dan disepakati," ujarnya.

Bahkan, dalam rapat paripurna tersebut juga tidak dihadiri oleh Ketua DPRD Purwakarta yang juga dari Fraksi Golkar. "Tidak ada konfirmasi langsung kepada saya terkait ketidakhadiran Ketua DPRD, tetapi saya kira lembaga DPRD adalah kolektif kolegial. Jadi saat Ketua DPRD tidak hadir, para wakil juga adalah pimpinan DPRD. Raperda ini adalah bahan dari TAPD yang nanti akan kita bahas," jelas Sri yang juga Ketua DPC Partai Gerindra ini.

Dalam rapat paripurna ini hanya dihadiri 19 anggota DPRD bersama 3 pimpinan DPRD, dari fraksi PDIP, Gerindra, PKB, PPP, Hanura, Nasdem dan Demokrat. (rom/cep's )

Tidak ada komentar