Breaking News

Aksi Unras Ribuan KJA Kecewa Bupati Purwakarta Mangkir Dari Kantornya

Ribuan peserta unjuk rasa dari simpatisan KJA Purwakarta

INIJABAR.COM, Purwakarta - Masyarakat di Kecamatan Jatiluhur beserta simpatisan Kolam Jaring Apung (KJA) Waduk Jatiluhur menolak Adanya Pengaruh Zero an KJA, yang sudah di SK kan oleh Bupati Purwakarta.

Sebagai bentuk penolakan, Ribuan  massa dari Paguyuban  Petani kolam jaring Apung , pemuda Pancasila, dan LSM Kompak DPC Kabupaten Purwakarta gelar demontrasi Damai dengan tujuan à Kantor Bupati Purwakarta, DRPD Purwakarta, dan PJT II jatiluhur Purwakarta. Rabu  (17/10/2018).

pada aksinya di gerbang Kantor Bupati Purwakarta yang dijaga ketat aparat Kepolisian dan Satpol PP, Ribuan massa‎ dari Paguyuban KJA, pemuda pancasila, dan LSM Kompak , pertanyakan ke Bupati Purwakarta Aneu Ratna Mustika alasan pengzeroan KJA jatiluhur sekaligus meminta dan mendesak agar Bupati mencabut SK pengzeroan kolam jaring Apung.

Ribuan massa yang mendatangi kantor Bupati Purwakarta kecewa karena tidak ada satupun pihak dari pemerintah Kabupaten mau menerima sehingga aksi hari ini di lanjut ke DPRD untuk menuntut DPRD menggunakan hak interplasinya untuk mencabut SK

Korlap Aksi, Lutfhi Bamala mengungkapkan, masyarakat menggelar aksi karena ingin mempertahankan hak hak mereka yang sudah puluhan tahun mencari nafkah di kolam jaring Apung Waduk jatiluhur.

"Aksi ini adalah upaya untuk mempertahankan hak mereka sebagai petani kolam jaring Apung warisan leluhur. Namun sayang Bupati tidak hadir malah menghindar." ujar Lutfhi Bamala.

Hal senada dikatakan Pipin, staf ahli DPR RI yang ikuti aksi damai.

"Mestinya kepala daerah/bupati menemui kami, namun kenyataan nya tidak ada satupun yang mau menemui kami." ucapnya.

Lanjut dikatakan Pipin sebagai warga Purwakarta yang lahir di Purwakarta merasa prihatin atas ketidak hadirin bupati untuk negosiasi dengan perwakilan aksi

"Sebagai warga Purwakarta saya merasa kecewa, padahal dari ribuan massa ini ada yang memilih dia untuk jadi bupati Purwakarta yang harusnya di temui malah dihindari" pungkasnya. (Cep's)

Tidak ada komentar