Breaking News

Bantah Isu Pengurangan Pegawai, Rahmat Effendi Kumpulkan Ribuan TKK

Walikota Bekasi, Rahmat Effendi mengumpulkan ribuan pegawai non PNS dari lingkup Dinas Pendidikan.

INIJABAR.COM, Kota Bekasi - Walikota Bekasi Rahmat Effendi didampingi Wakil Walikota, Tri Adhianto mengumpulkan seluruh aparatur non PNS yakni GTK (Guru Tenaga Kependidikan) dan Tenaga Kerja Kontrak (TKK) di lingkup Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi, di dalam Satadion Patriot Candrabaga Kota Bekasi. Jumat (30/11/2018)

Kegiatan itu baru pertama kali dilakukan Rahmat Effendi ditengah isu yang berkembang akan adanya pengurangan jumlah pegawai non PNS dan juga ditengah kondisi ekonomi sulit yang dirasakan para pegawai kontrak tersebut yang sejak Agustus belum mendapat honor.

Tujuan acara tersebut agar para pagawai non PNS  mempunyai etos kerja yang tinggi, tidak boleh malas-malasan apalagi yang berprofesi sebagai pengajar atau pendidik harus bisa memberi contoh yang lebih baik, karena pengajar atau pendidik merupakan ujung tombak bagi kota Bekasi dimana salah satu visi dan misi Kota Bekasi adalah kota yang cerdas.

"Jangan percaya terhadap berita bohong atau berita hoax, mengenai pengurangan TKK besar-besaran itu tidak benar, saya jamin tidak ada kecuali yang tidak pernah masuk, keejanya ngga bener itu lain cerita."tutur Rahmat Effendi.

Dia menegaskan,  berita simpang siur mengenai pengurangan tenaga kontrak itu hanyalah isu, akan tetap tidak menutup kemungkinan jika para pegawai melanggar peraturan tersebut, akan diberi sanksi tegas oleh pengelola di bagian Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan Daerah Kota Bekasi.

"Tidak hanya TKK, ASN pun akan diberi sanksi tegas  sesuai peraturan yang ada."tegasnya.

Walikota juga menjelaskan, mengenai bekerja dengan penuh tanggung jawab dan sepenuh hati dalam melayani warga.

"Yang dimaksudkan agar pegawai melayani dengan hati jika ada warga yang membutuhkan pelayanan mengenai apapun, kerjakan sampai tuntas jangan bertele-tele ataupun diperlambat, bekerja secara taktis, jangan ada lagi menunggu arahan pimpinan, buat ide masing masing untuk bekerja, harus dengan Think Out Of The Box" tandasnya.


Tidak ada komentar