|
Menu Close Menu

Bantah Pemberitaan, RS.Bhakti Kartini Tegaskan Tetap Terima KS di 2019 

Minggu, 30 Desember 2018 | 12.39 WIB
Pemilik RS. Bhakti Kartini, Muhammad Ikhsan (menggendong balita) saat bersama tim dokter sàat menangani balita terkena syndrome stepensen.

INIJABAR.COM, Kota Bekasi- Pemilik RS Bhakti Kartini, Hj.Neneng menegaskan, informasi yang menyebut rumah sakit miliknya akan menolak Kartu Sehat (KS) berbasis NIK awal Januari merupakan hal yang tidak benar.

"Malah kalau semua rumah sakit swasta menolak. Silahkan datang pasien yang menggunakan KS ke RS.Bhakti Kartini, kita akan tangani sesuai prosedur yang berlaku.."ujarnýa.

Dirinya menambahkan, manajemen RS Bhakti Kartini tidak pernah menyuruh petugas atau staf di rumah sakit untuk menolak pasien kartu sehat per awal Januari 2019. Pernyataan pihak RS.Bhakti Kartini yang masih menerima KS pastinya akan disambut dengan senang hati bagi masyarakat kota Bekasi.

“Sekadar informasi saja, RS Bhakti Kartini bahkan telah mengcover pasien berpenyakit langka Sindrom Steven-Johnson (SJS) sampai sembuh total. Bila dihitung total biaya perawatan pasien mencapai angka Rp154 juta. Selain itu, kami juga berhasil menangani bayi tiga hari tanpa anus dan pasien tidak mengeluarkan biaya karena semua ditanggung Kartu Sehat,” terangnya.

Lebih lanjut, Hj Neneng mengatakan, terkait informasi yang tidak valid tersebut pihaknya telah memberikan hak jawab ke media yang terlebih dahulu memberitakannya. Apabila tidak dimuat, pihaknya akan melakukan langkah selanjutnya yakni mensomasi media yang bersangkutan.

"Kami tidak segan-segan mensomasi dan melaporkan pencemaran nama baik ini dengan UU ITE,” tegasnya.(*)
Bagikan:

Komentar