Selasa, 08 Januari 2019

Tuntas Dualisme Pengurus Gerindra Kota Bekasi, KPU Tetapkan Tanjung Yang Sah

 

Sekretaris DPC Gerindra Kota Bekasi, Boy David Taga bakal gelar konsolidasi usai menerima surat KPU Kota Bekasi soal keabsahan pengurus.

INIJABAR.COM, Kota Bekasi- Polemik dualisme kepengurusan DPC Gerindra Kota Bekasi akhirnya tuntas. Ini menyusul keluarnya surat pemberitahuan dari KPU Kota Bekasi kepada Kesbangpol Kota Bekasi yang juga ditembuskan ke pengurus DPC Gerindra Kota Bekasi versi ketua Ibnu Hajar Tanjung.

Dalam.surat tersebut disebutkan bahwa, KPU Kota Bekasi merujuk pada keputusan Majelis Etik DPP Gerindra yang memutuskan kepengurusan DPC Gerindra Kota Bekasi yang sah adalah dibawah kepemimpinan ketua Ibnu Hajar Tanjung dan Sekretaris, David Taga.

Selain itu merujuk surat pernyataan dari DPD Gerindra Jawa Barat yang juga memperkuat kepengurusan Ibnu Tanjung. Demikian juga surat dari KPU Pusat menjadi penguat dan meyakinkan KPU Kota Bekasi untuk membuat keputusan mengakui kepemimpinan Ibnu Hajar Tanjung sebagai Ketua dan Boy David Taga sebagai sekretaris.

Sementara itu, Sekretaris DPC Gerindra Kota Bekasi, David Taga saat dihubungi membenarkan adanya surat pemberitahuan dari KPU Kota Bekasi tersebut.

"Ya sudah dapat surat tembusan dari KPU Kota Bekasi soal kepengurusan DPC Gerindra Kota Bekasi. Ada beberapa poin yang perlu kami sampaikan. Pertama dengan adanya surat dari KPU itu artinya sudah tidak ada dualisme lagi kepengurusan di Gerindra Kota Bekasi."ungkapnya. Selasa (8/1/2018).

Yang berikutnya, kata David, pihaknya segera melakukan konsolidasi semua pengurus dan para caleg termasuk mengajak pihak-pihak yang kemarin berbeda pandangan untuk bersama-sama membangun dan memenangkan partai di Pileg 2019 dan juga menjadikan Prabowo-Sandi sebagai Presiden dan wakil Presiden 2019.

"Kami mengajak semua pihak bersama-sama memenangkan Prabowo-Sandi di Pilpres 2019. Poin ketiga,  Dalam waktu dekat kami akan mengundang untuk konsolidasi dengan mengundang semua pihak."tandasnya.

Seperti diberitakan, dualisme kepengurusan DPC Gerindra Kota Bekasi  sempat membuat kader dan juga eksternal seperti KPU maupun Bawaslu dibuat pusing. Baik kubu Ibnu Tanjung maupun kepengurusan Gerindra versi ketua Eko bersikukuh mereka lah yang berhak memakai label DPC Gerindra Kota Bekasi. (*)

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Latest News

Back to Top