|
Menu Close Menu

Dinilai Tak Becus, Sejumlah Mahasiswa Desak Plt Bupati Bekasi Mundur

Rabu, 13 Februari 2019 | 23.42 WIB
Kesatuan Aksi Mahasiswa dan Pemuda (Kampus) gelar unjuk rasa di Pemkab Bekasi.
inijabar.com, Kota Bekasi - Puluhan massa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa dan Pemuda (KAMPUS) menggelar aksi unjuk rasa di Komplek Pemda Kabupaten Bekasi kamis, (14/2/2019).

Mereka menuntut agar Plt Bupati Bekasi dan Sekda Bekasi mundur dari jabatannya karena dinilai tidak becus dalam menjalankan roda organisasi pemerintahan. Korlap Aksi Jaelani Nurserha menilai lambannya kinerja Plt Bupati Bekasi sebagai pucuk pimpinan politik suatu daerah dan Sekretaris Daerah sebagai jabatan birokrat tertinggi dan Ketua Badan Pertimbangan Jabatan dan Pangkat (BAPERJAKAT) untuk merestruturisasi mengisi kekosongan jabatan di pemerintah Kabupaten Bekasi.

"Kami menilai pasca ditetapkannya sebagai tersangka seperti Bupati Non aktif NHY bersama kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas DPMPTSP, Kepala Dinas Damkar, membuat banyak jabatan strategis Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang kosong, seharusnya Plt Bupati dan sekda bersama Baperjakat merestrukturisasi mengisi kekosongan agar roda organisasi pemerintah bisa berjalan dan optimal," kata Jaelani saat orasi

Dia juga menyinggung persoalan penyerapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) masih yang tidak maksimal setiap tahunnya berdampak pembangunan yang tidak maksimal.

"Tahun anggaran 2018 silpa APBD kita hampir 1 Trilliun, ini bukti pejabat-pejabat Kita tidak amanah dalam menjalankan amanat paripurna APBD, seharusnyakan silpa sebesar itu bisa di optimalkan untuk pembangunan infrastruktur dan peningkatan ekonomi masyarakat. Apalagi dinas sosial penyerapan hanya 37℅" tambahnya.

Selain itu dia juga mempertanyakan terkait visi Kabupaten Bekasi yang awalnya Bekasi Bersinar bisa berubah menjadi Bekasi Bersih.

"Akhir tahun 2017 Pemkab Bekasi kala itu di pimpin oleh Bupati non aktif NHY bersama DPRD Kabupaten Bekasi mengesahkan Rancangan Pembangunan Jangaka Menengah Daerah (RPJMD) yang di dalamnya menyangkut Visi Bekasi Bersinar dalam seketika berubah menjadi Bekasi Bersih, hal tersebut bisa di lihat di beberapa bangunan landmark, pertanyaannya apakah benar visi Bekasi berubah? dan apakah perubahan visi tersebut sudah di paripurnakan?," tutupnya.(mam)
Bagikan:

Komentar