|
Menu Close Menu

BUMN Dukung Pengembangan Budidaya Lele di Ciamis

Senin, 18 Maret 2019 | 14.23 WIB

inijabar.com, Ciamis – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bersama perusahaan lokal memberikan sosialisasi kepada masyarakat di Kabupaten Ciamis untuk mengembangkan budidaya Lele.

Koordinator Tim Komunikasi HUT BUMN yang juga Ketua Umum Forum Humas BUMN Rohan Hafas menjelaskan, pelatihan ini juga bertujuan untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong melalui program padat karya tunai.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan program menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kementerian BUMN pada bulan April 2019. Dia menuturkan, di Tasikmalaya dan Ciamis Jawa Barat, selain melaksanakan program pemberdayaan, BUMN bersama beberapa perusahan milik negara yakni Bank Mandiri, Bulog dan PTPN, juga menggelar aktivasi LinkAja.

Di mana masyarakat yang men-download aplikasi LinkAja di Android dan IOS dan dapat membeli paket pangan murah senilai Rp 10 ribu per paket.

’’Aktivasi itu dilakukan di markas Brigade Infanteri (Brigif) Riders 13/Galuh Kostrad Tasikmalaya dan Lapangan Lokasana Ciamis. Jumlah paketnya mencapai 5.000. Paket pangan tersebut berisi kebutuhan bahan pokok mulai dari beras, minyak goreng, gula, garam dan sarden. semuanya merupakan produk yang diproduksi BUMN,” Kata Rohan dalam rilisnya Minggu. (17/3/2019).

Rohan menuturkan, program padat karya tunai, mengajak masyarakat untuk membudidayakan lele dengan sistem budidaya modern yakni Bioflok.

Sistem tersebut dapat menghemat penggunaan pakan, sebab hanya memerlukan 0,8 kilogram pakan saja, untuk menghasilkan 1 kilogram lele.

“Lele sendiri, merupakan salah satu primadona perikanan budidaya yang memiliki permintaan tinggi di level domestik dan luar negeri. Pangsa ekspor utamanya adalah ke wilayah Timur Tengah,” terangnya.

Padat karya tunai sendiri adalah kegiatan pemberdayaan masyarakat desa, khususnya bagi mereka yang kurang mampu.

Program ini bersifat produktif dengan mengutamakan pemanfaatan sumber daya, tenaga kerja dan teknologi lokal untuk menambah pendapatan, mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

“Pada rangkaian program ulang tahun BUMN, Padat Karya Tunai akan dilaksanakan di 45 lokasi di berbagai wilayah Indonesia. dari Aceh hingga Papua,” ucapnya.

Semenata itu, Sekretaris Bumdes Hanjuang Desa Handapherang Kecamatan Cijeunjing Kabupaten Ciamis Taufan Nugraha mengaku bersyukur adanya program Padat Karya Tunai di wilayahnya. Selain bisa mendongkrak kemandirian masyarakat, juga dapat meningkatkan produktivitas warga melalui pembinaan sumber daya manusia di wilayah tersebut.

“Antusias warga kembali tumbuh dalam bergotong-royong dan meningkatkan produktivitas. Terutama dalam budidaya ikan lele yang tengah digenjot produktivitasnya di wilayah kami,” pungkasnya. (*)
Bagikan:

Komentar

<---PASNG IKLAN--->
<---PASANG IKLAN--->