|
Menu Close Menu

Jelang Pencoblosan Orang Gila di Cianjur Dapat Pengobatan Gratis

Jumat, 12 April 2019 | 15.50 WIB

inijabar.com, Cianjur- Meski tidak ada hubunganya dengan Pipres dan Pileg yang sebentar lagi akan dilaksanakan serentak di Indonesia. Puluhan Orang yang mengidap sakit Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Cianjur, Jawa Barat, menjalani kegiatan perawatan dan pengobatan gratis di Rumah Sakit Marzuki Mahdi Bogor, dengan biaya gratis dari Pemkab Cianjur.

“Dinkes Cianjur, memberangkatkan 27 ODGJ ke Rumah Sakit Marzuki Mahdi, sebagai upaya gerak cepat pendataan dan pengobatan ODGJ dalam rangka program Cianjur bebas pasung 2020,” kata Kepala Dinkes Cianjur, Tresna Gumilar di Cianjur Kamis (11/4/2019). 

Ke 27 ODGJ tersebut diberangkatkan dari Kecamatan Sukanagara yang merupakan ODGJ dari beberapa wilayah di Cianjur Selatan yang selama ini tidak pernah mendapat perawatan dan pengobatan.

Para ODGJ tersebut akan mendapatkan pengobatan selama satu bulan di rumah sakit jiwa tersebut. Meskipun ada kemungkinan yang lebih cepat dan lebih lama dalam penanganan karena pengobatan tergantung pada kondisi pasien.

“Harapan kami dalam satu bulan mereka sudah dapat pulang dan sembuh total agar dapat berkumpul kembali dengan keluarganya,” kata Tresna.

Sebelumnya, Dinkes memulangkan 34 ODGJ yang sudah diobati di Rumah Sakit Marzuni Mahdi, satu orang diantaranya langsung pulang ke rumahnya karena dinyatakan sembuh total.

Sedangkan 11 orang lainnya harus dirujuk ke Sukabumi untuk direhabilitasi lebih lanjut dan sisanya sudah bisa pulang. Langkah penanganan tersebut dilakukan untuk mensukseskan program Cianjur bebas pasung 2020.

 “Untuk mewujudkannya Dinkes sudah meminta semua pihak untuk bekerja sama, mulai dari pendataan hingga penanganan pasca pengobatan,” katanya.

Sementara Dinas Sosial Cianjur, akan memberikan keterampilan bagi ODGJ yang sudah dinyatakan sembuh dengan cara mendaftarkan diri dalam program keterampilan yang nantinya akan dikirim ke lembaga pelatihan.

“Kami mencoba jemput bola terutama pada mantan ODGJ yang sudah memiliki keterampilan untuk mendapat pembinaan lebih, sehingga mereka memiliki pendapatan sendiri,” kata Kepala Bidang Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Dinsos Cianjur, Dindin Amaludin.(*)
Bagikan:

Komentar