|
Menu Close Menu

Pemilu Ulang di Malaysia, GPS Minta Ditunda Sebelum 4 Hal Ini Dituntaskan

Jumat, 26 April 2019 | 15.57 WIB
Relawan GPS desak tunda pemilu ulang di Kuala Lumpur, Malaysia sampai tuntutanya dilaksanakan.
inijabar.com, Malaysia- Buntut ditemukannya kertas suara capres cawapres yang sudah coblos di Malaysia beberapa waktu lalu. Kini PPLN ( Panitia Pemilu Luar Negeri) Kuala Lumpur, Malaysia bersiap menyelenggarakan pemilu ulang (PSU) khusus Pos.

PPLN Kuala Lumpur membuka perekrutan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri.

Mensikapi hal tersebut Wakil Ketua Umum GO Prabowo- Sandi (GPS), Qadar Ruslan Siregar mendesak agar Pemungutan Suara Ulang (PSU) ditunda dulu sebelum KPU RI melakukan empat hal yaitu, pertama, perbaikan DPT undi post secara benar dan transparan.

Kedua, copot terlebih dahulu Ketua PPLN Kuala Lumpur, Agung karena diduga terlibat pada kasus penggerebekan surat suara yang sdh dicoblos untuk 01. Ketiga, Caleg Partai Nasdem, Davin Kiran yang juga putra dari Dubes RI, Rusdi Kirana didiskualifikasi dari pencalegannya. Dan keempat copot Dubes Malaysia, Rusdi Kirana yang diduga terlibat atas kejadian tersebut.

"Keempat poin tadi harus dilaksanakan terlebih dahulu. Jadi tunda dulu rekrutmen PPLN dan PSU di Malaysia."pungkasnya.

Davin Kirana yang diketahui sebagai caleg DPR RI partai Nasdem dapil Jakarta Pusat, Selatan dan Luar Negeri dalam perolehan suara sementara unggul dan lolos ke Senayan.(*)
Bagikan:

Komentar

<---PASNG IKLAN--->
<---PASANG IKLAN--->