|
Menu Close Menu

10 PAC Gerindra Bekasi Laporkan Oknum Diduga Slewengkan Dana Saksi Capres

Selasa, 02 Juli 2019 | 07.24 WIB
Perwakilan PAC Gerindra Kota Bekasi saat melaporkan oknum pengurus DPC terkait uang saksi capres.
inijabar.com, Jakarta- Sebanyak 10 Pengurus Anak Cabang (PAC) Gerindra Kota Bekasi melaporkan sejumlah oknum pengurus Gerindra di Kota Bekasi terkait dugaan penyelewengan dana saksi untuk Capres/Cawapres 2019.

Perwakilan PAC yang dikomandoi oleh Ketua PAC Gerindra Bekasi Timur, Nanang diterima oleh Wasekjen DPP Gerindra, Anwar Ende. Senin (1/7/2019) kemarin.

Wasekjen DPP Gerindra, Anwar Ende 
Dalam laporanya, Nanang mengungkapkan, pengelolaan uang saksi yang digelintorkan dari DPP untuk Kota Bekasi diterima oleh Ketua DPC Gerindra Kota Bekasi pimpinan Eko Setyo Purnomo.

Sayangnya, sambung dia, pendistribusian uang saksi tersebut hanya diberikan kepada kelompok Eko Cs saja dan beberapa Caleg Gerindra. Sehingga para PAC yang sudah menyiapkan seni.lah saksi Capres di TPS tidak mendapat uang saksi. Dampaknya para saksi yang jumlah total ada sekitar 3 ribuan orang batal direkrut karena tidak ada kepastian uang saksi di TPS.

"Kami para ketua PAC Gerindra se Kota Bekasi tidak dilibatkan dalam pengelolaan uang saksi di TPS. Padahal kami telah merekrut para saksi Prabowo-Sandi untuk di TPS. Tapi dana saksi nya tidak diberikan ke kami. Akhirnya orang-orang yang telah kami rekrut sebagai saksi terpaksa dibubarkan. Dan dampak selanjutnya hasil perolehan suara Prabowo-Sandi di Kota Bekasi tidak maksimal meskipun menang,"beber Nanang.

Dia menambahkan, uang saksi untuk Capres digunakan oleh mereka untuk saksi para oknum yang kebetulan juga sebagai caleg tersebut.

Kecaman keras juga dikatakan Ketua PAC Bekaso Selatan, Roy. Menurut dia, kegagalan Gerindra mencapai target 13 kursi karena para oknum Caleg tersebut menyalahgunakan kepercayaan dari DPP dalam mengelola uang saksi.

"Mereka itu telah merampok uang saksi dari DPP. Harusnya diberi pecat oknum-oknum elit Gerindra Kota Bekasi yang telah menyalahgunakan amanat dari DPP terkait uang saksi capres,"ungkap Roy.

Roy menceritakan, kedatangannya ke DPP Gerindra diterima oleh Sekjen Anwar Ende yang berjanji akan membongkar kasus yang dianggap sebagai penghianatan oknum terhadap Gerindra dan juga Prabowo Subianto.

"Kita bongkar kasus ini,"ucap Roy menirukan ucapan Anwar Ende. Roy dan para pengurus PAC lainnya akan kembali dengan membawa bukti-bukti tambahan.  Dirinya juga mengancam jika kasus ini tidak dituntaskan.

Pihaknya akan melaporkan langsung kepada Prabowo Subianto di jl. Kertanegara Jakarta. Roy menyebut kelima oknum yang dilaporkan yakni, Eko, Murfati, Tahapan Bambang, H.Epi, Sarni Ruminta.(*)
Bagikan:

Komentar

<---PASNG IKLAN--->
<---PASANG IKLAN--->