|
Menu Close Menu

Gegara 'Nyentil' Ijasah Walikota di FB, Pria Ini Mengaku Pernah Akrab

Sabtu, 20 Juli 2019 | 08.17 WIB
Rizal, Terdakwa kasus dugaan pencemaran nama baik dan fitnah terhadap Walikota Bekasi, Rahmat Effendi.
inijabar.com, Kota Bekasi- Rizal, terdakwa kasus dugaan pencemaran nama baik dan fitnah terhadap Rahmat Effendi yang dikenal sebagai Walikota Bekasi ini. Ternyata, kedua orang beseteru tersebut sempat akrab.

Bahkan, menurut Rizal, dirinya juga ikut membantu saat pasangan Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Bekasi, Rahmat Effendi dan Tri Adhianto di Pilkada 2017 lalu.

"Iya, waktu itu aku bantu dia (Rahmat Effendi.red) saat kampanye. Ada puluhan motor aku branding gambar calon walikota Bekasi nomor urut 1 itu. Ya ga pake duit pa Wali lah. Pintar-pintanya aku saja nyari duit buat branding motor-motor punya tukang ojek lah siapa aja,"ungkap Rizal sebelum dimulai sidang lanjutan kasusnya di PN Bekasi, Kamis lalu.

Rizal juga pernah mengupload foto saat masih akrab dengan Walikota Bekasi, Rahmat Effendi di sebuah acara.

Saat ditanya kenapa setelah Pilkada dan jagoannya terpilih menjadi Walikota Bekasi, justru jadi berseteru dengan Walikota hingga melalui Facebook miliknya yang bernama Tuah Abdi. Rizal menjawabnya dengan enteng.
"Loh saya siap dipenjara asalkan misteri soal ijasah milik Rahmat Effendi bisa terbukti dan meyakinkan melalui pengadilan, apakah ijasah itu asli atau palsu. Biar masyarakat tahu,"ucapnya.

Rizal berharap, Rahmat Effendi bisa hadir di persidangan kasusnya tersebut, untuk meyakinkan dirinya kalau tuduhannya kepada walikota soal ijasah salah.

"Saya berharap dia (Rahmat Effendi) bisa hadir di persidangan yang berikutnya. Kan biar dia bisa meyakinkan saya kalau saya salah telah menuduhnya terkait ijasah,"ucap Rizal.

Namun demikian, Rizal menyatakan, jika di PN Bekasi kalah, dia akan banding ke Pengadilan Tinggi, kalau perlu sampai ke Mahkamah Agung.

"Iyalah ini tolong di naikan statmen aku. Kalau aku kalah di sini (PN Bekasi) aku lanjut ke Pengadilan Tinggi. Kalau perlu sampai ke MA,"tegasnya dengan logat khas daerah yang kental.

Sekedar informasi, Rizal didakwa melanggar UU ITE dengan dakwaan pencemaran nama baik dan fitnah terhadap Walikota Bekasi, Rahmat Effendi. Rizal melalui akun pribadinya bernama Tuah Abdi menyebut ijasah Rahmat Effendi palsu.  (*)
Bagikan:

Komentar

<---PASNG IKLAN--->
<---PASANG IKLAN--->