|
Menu Close Menu

Ini Cara Dinsos Kota Bekasi Menangani Orang Terlantar

Jumat, 20 September 2019 | 06.55 WIB
Kasi Bencana Sosial Dinsos Kota Bekasi, Albert Tandaju saat menangani ibu warga Depok yang terlantar di sebuah apartemen di Kota Bekasi Rabu kemarin.
inijabar.com, Kota Bekasi- Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bekasi menyebut penanganan orang terlantar (OT) di Kota Bekasi sudah cukup baik termasuk dengan adanya rumah singgah yang cukup memadai. Hal tersebut dikatakan Kasi Bencana Sosial Dinsos, Albert Taandaju.

Dirinya mencontohkan kejadian seorang ibu bernama Doetje Bolang yang ditemukan terlantar di Apartemen Center Point yang terletak di samping Islamic Center, Margajaya, Kota Bekasi, Rabu (18/9/2019) kemarin sekira jam 11.00 wib.

Saat memakamkan orang terlantar yang meninggal dunia dan tidak ada identitas keluarganya.
Lalu oleh masyarakat dilaporkan ke TRC (Tim Reaksi Cepat) Dinsos kota Bekasi terkait ada orang teralantar di apartemen tersebut. Dan tim TRC Dinsos langsung meneruskan informasi tersebut ke bidang Bencana Sosial Dinsos kota Bekasi.

Saat itu juga, kata Albert, langsung dilakukan mengamankan dan dititipkan di Rumah Singgah yang berada di wilayah Rawa Semut, kelurahan Margahayu, Bekasi Timur.

"Iya setelah kami interview langsung kami menemukan identitas si ibu tersebut juga anaknya yang tinggal di Depok. Dan pada malam harinya ibu tersebu di jemput salah satu anaknya," ujarnya.

Albert menambahkan, kasus orang terlantar seringkali ditemukan dan bahkan pernah ada orang terlantar yang meninggal tanpa ada identitas. Dan tidak ada warga yang mau membantunya.

"Pengabdian salah satu fungsi yang harus diemban sebagai ASN dalam melayani. Dan sudah sekitar empat bulan amanah yang dititipkan pada saya untuk melaksanakan tanggung jawab, rasa bersyukur yang merupakan suatu tantangan terbaru harus dijalani untuk membantu dan menolong masyarakat dalam penanganan Orang Terlantar (OT) di kota Bekasi,"ungkapnya. 

Seringkali juga, kata dia, orang terlantar dalam keadaan sakit dan keluarganya yang tidak mampu bahkan dilingkungan sosial masyrakat tidak ada yang menerima atau orang terlantar yang kehilangan identitas sehingga harta bendanya tidak ada dan tidak bisa balik ke daerah asalnya.

"Yang seperti itu kita bantu agar bisa balik ke kampung halamannya. serta merawat dan bahkan sampai menguburkan jika orang terlantar tersebut sampai meninggal dunia dan tidak ada keluarga maupun ada keluarga tetapi tidak mampu,"tandasnya.

"Saat ada tugas untuk dilaksanakan. Pada saat itu saya selaku ASN harus hadir untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Semua ini saya jalani dengan hati senangan. Sungguh suatu anugerah yang luar biasa saya rasakan jika bisa membantu sesama,"pungkasnya.(*)
Bagikan:

Komentar

<---PASNG IKLAN--->
<---PASANG IKLAN--->