Sebut Perangkat Desa Sebagai Codot Kampung di FB, Pemuda Ini Dilaporkan Ke Polres inijabar.com
|
Menu Close Menu

Sebut Perangkat Desa Sebagai Codot Kampung di FB, Pemuda Ini Dilaporkan Ke Polres

Jumat, 21 Februari 2020 | 04.21 WIB
Pemilik akun Facebook, Sholeh Hasan saat diamankan pengurus PPDI ke Polres Ciamis.
inijabar.com, Ciamis- PPDI (Persatuan Perangkat Desa Indonesia) Kabupaten Ciamis melaporkan pemilik akun facebook bernama Sholeh Hasan yang menulis dengan menyebut perangkat desa sebagai Codot (kampret) Kampung.

Sholeh Hasan yang diketahui merupakan warga desa Situmandala kecamatan Rancah Kabupaten Ciamis ini akhirnya dilaporkan ke Polres Ciamis pada Kamis (20/2/2020).

Tulisan yang diupload pada 11 Januari 2020 jam 23.00 wib terzebut dianggap menghina para Kepala Desa dan perangkat desa yang dibilangnya Codot Kampung.

Adapun bunyi kalimat postingan akun Sholeh Hasan sebagai berikut,
"Kanda srimulyani memang ahli keuangan tapi tidak ahli bebohongan jadi ketipu perangkat desa atau koruptor desa,, yg nama kehormatanya codot kampung, semua codot kampung itu SK nya digadaikan di Bank daerah mereka makan minum sehari hari dari hasil korupsi dana anggaran desa, jika ada temuan korupsi codot minjam tetangga atau gadaikan tanah bengkok . codot kampung minjam buat nyuap inspektorat dan wartawan jika dana desa cair dikorupsi lagi, karna nafkah keluarga dari korupsi makanya perangkat desa yah satu keluarga codot kampung semua ..kanda kanda di tipu codot kampung".

Menurut Pengurus PPDI Ciamis, Ahmad Ghozali, prmilik akun FB Sholeh Hasan diduga telah menulis dan menyebarkan ujaran kebencian

"Tulisan tersebut menimbulkan reaksi para perangkat desa se Kabupaten Ciamis dan langsung mencari dan melaporkan akun tersebut ke pihak berwajib,"ujarnya pada inijabar.com. Kamis (20/2/2020).

Dia menuturkan, pelaku sempat juga melarikan ke desa Bojong Gedang. Namun karena banyak nya perangkat desa yang membantu mencari pelaku. Akhirnya SH ketangkap juga.

"Dengan advokat dari PPDI Jawa Barat dan anggota di kab.Ciamis nyampai laah di siang tadi ke Polres Ciamis melaporkan hal tersebut,"ucap Ahmad Ghozali.

Dirinya menghimbau pada masyarakat di wilayah desa-desa jangan sampai lagi ada kejadian tersebut,. Karena ada UU ITE pasal 27 ayat 3,

"Makanya hati-hati dalam ber medsos. Apalagu kalimat yang digunakan oleh yang punya akun sudah mencemarkan nama baik institusi desa dan pemerintah,"tuturnya.
Bagikan:

Komentar