Warga Waspadai Meluapnya Sungai Curug Cinulang inijabar.com
|
Menu Close Menu

Warga Waspadai Meluapnya Sungai Curug Cinulang

Sabtu, 29 Februari 2020 | 08.50 WIB

inijabar.com, Sumedang- Intensitas hujan deras di Wilayah Timur dan Selatan sejak Jumat (28/2/2020) mengakibatkan luapan air beberapa Sungai, seperti sungai Curug Cinulang, Citarik, Cikeruh, mengakibatkan banyak badan jalan yang tenggelam.

Banjir tersebut menimbulakan putusnya arus lalulintas di beberapa Wilayah yaitu, Jalan Raya Cicalengka – Bandung, Cicalengka Majalaya, Rancaekek – Majalaya Hingga Rel Kereta tepatnya pintu rel Rancaekek ikut tenggelam, dan jalan Sayang -Jati nangor sehingga menibulkan terputusnya akses jalan. Jum’at (28/2/2020).

Selain itu badan jalan dampak dari luapan air sungai sampai membanjiri kepemukiman warga dibeberapa Desa dan Kecamatan terendam air hingga ketinggian mulai 20 Cm mencapai 150 Cm, seperti Desa Panenjoan, Desa Cikuya, Kecamatan Cicalengka, serta Desa Nanjung Mekar, Bojong Salam, Haurpugur, Linggar, Bojong Loa, Rancekek Wetan, Rancaekek Kulon Kecamatan Rancaekek Kabupaten bandung, dan Desa Sayang kecamatan Jatinangor kabupaten Sumedang.

Menurut Bhabimkamtibmas Polsek Rancaekek, Aiptu Aca Suherman mengatakan, akibat intensitas hujan di wilayah Jatinangor dan Tanjung Sari Kabupaten Sumedang dan Sekitarnya, debit air di sungai Cikeruh sangat besar.

"Sehingga menimbulkan luapan air dari sungai Cikeruh ke pemukiman warga ke beberapa desa di wilayah Rancaekek terendam yaitu, mulai dari Desa Bojong Loa, Rancaekek Wetan, dan Rancaekek Kulon,"ujarnya.

Selain pemukiman warga, kata Aiptu Aca, luapan air menimbulkan tenggelam beberapa akses jalan di Wilayah Rancaekek seperti, Jalan Dangdeur Rancaekek-Majalaya, dan Jalan Pintu Rel Rancaekek-Malajaya, tenggelam sehingga terputus akses jalan tersebut tidak dapat di lewati oleh kendaraan R2 dan R4, bahkan termasuk rel kareta api ikut tenggelam juga.

”Ketinggian air di wilayah Rancaekek dari mulai 20 cm hingga mencapai 120 cm. Selain tenggelamkan akses jalan, banjir juga merendam kepemukinan warga,"tandasnya. 

”Oleh karena itu, kami mengarahkan para pengendara kendaraan yang akan melewati dari Majalaya – Bandung atau sebaliknya melewati ke jalan aternatif yaitu, lewat jalan Perum Kencana, Rancanilem, lembang Badak, Ciherang, Jelegong hingga keluar deket jalan permata hijau, banjir ini melihat dari pengalaman yang sudah biasanya dalam waktu 4-5 jam sudah surut kembali,"harapnya.
Masyarakat juga dihimbau tetap waspada karena luapan sungai Cikeruh masih tinggi. Khawatir ada luapan susulan.(*)
Bagikan:

Komentar