|
Menu Close Menu

Informasi Lurah Jatirahayu, Pasien Meninggal Suspect Corona di Surakarta Ternyata Warganya

Jumat, 20 Maret 2020 | 05.58 WIB

inijabar.com, Kota Bekasi- Beredar informasi dari Lurah Jatirahayu, Aminudin yang disebar di beberapa grup Whatsapp terkait kematian Ir. Paryanto, yang meninggal dunia akibat terpapar Virus Covid19 di RS DR Muwardi Jebres Surakarta, pada Kamis tgl 19 Maret 2020.

Dalam laporan yang ditujukan kepada Camat Pondok Melati dan Kepala Puskesmas dijelaskan juga aktifitas almarhum sebelum ke Surakarta.

"Kami mendapatkan informasi dari Ketua RW 18 Bapak Listyo Ismawadi bahwa almarhum mempunyai Rumah di Komplek TVRI /Poris Blok D 6 No. 3,4,5 RT 09/18 Kel. Jatirahayu Kecamatan Pondokmelati,"tulisnya.

Dijelaskan dia, di rumah tersebut Almarhum Paryanto tinggal bersama, 1. Sdr Mumuh , Laki-laki, 50 tahun, pembantu rumah tangga (tinggal menetap) Lalu 2. Darsono, laki-laki, 50 tahun, supir pribadi, alamat Gg Persatuan RT 01/18 Jatirahayu, (tinggal bersama Istri dan 3 anak).

Almarhum Paryanto sebelum meniggalkan Kota Bekasi dan perdi ke Surakarta menurut informasi melakukan aktivitas yakni almarhum Paryanto selama ada di Jatirahayu Bekasi berdasarkan wawancara via telpon dengan Darsono supir pribadi, pukul 16.00:

Setelah dari RS DR Moewardi Jebres, Almarhum Paryanto langsung dimakamkan di TPU Bonoloyo Surakarta.

"Langkah awal yang Kami lakukan adalah : 1. Memerintahkan supir pribadi Darsono dan Pembantu Mumuh mengisolasi diri di rumah almarhum (saat ini Darsono merasa dalam keadaan sehat) untuk tidak berinteraksi dengan orang luar,"tulisnya.

Berikut aktifitas almarhum Paryanto saat masih berada di Kota Bekaai, Sabtu,Tanggal 29 Februari 2020.

Almarhum bersama Isteri Sri Nurganti Ningsih, 61 th, kondangan ke daerah Bintaro dianter supir pribadi  Darsono. Minggu,Tanggal 1 Maret 2020 almarhum bersama supir pribadi mengantar isteri pulang ke Surakarta melalui Bandara Halim.

Senin, Tanggal 2 Maret 2020 almarhum bersama supir pribadi didampingi sekretaris pa Pri (beda mobil) ke Bank Mandiri Jalan Raya Jatiasih Komsen.

Selasa, Tanggal 3 Maret 2020, almarhum kembali ke Bank Mandiri bersama supir pribadi dan didampingi almarhum Pri, setelah itu almarhum mendatangi Kantor Almarhum Artiani Mineral yang beralamat di Jl. Bagol No 100 Jatiluhur RT 04/05.

Rabu, 4 Maret 2020, almarhum bertemu rekan kerja dianter supir pribadi ke Kantor KPAI Menteng Jakarta Pusat.

Kamis,(5/3/ 2020), bertemu rekan kerja dianter supir pribadi di sebelah Grand Indonesia, setelah itu bertamu ke rumah anaknya yang bertama Tian, perempuan, 35 th, ibu rumahtangga, di Komplek Bona Indah Jalan Cilandak 1 (informasi dari supir pribadi pa Darsono, anaknya Tian sekarang dirawat di RS. Pertamina Jakarta karena ada gejala yang sama).

Jumat, Tanggal 6 Maret 2020, almarhum dari pagi dirumah dan Sholat Jumat di Masjid Al Furqon Komplek Poris/TVRI. Setelah sholat Jumat almarhum dianter supir pribadi pulang ke Surakarta melalui Bandara Halim.

Minggu, Tanggal 15 Maret 2020 almarhum berobat di RS Indriati Solobaru karena badan merasa panas, batuk, flu dan sesak.

Pada hari Minggu tgl 15 Maret 2020 malam hari nya pasien dijemput oleh pihak RS DR Moewardi Jebres Surakarta dan langsung masuk ke ruag isolasi. Kamis, Tanggal 19 Maret 2020 diketahui pukul 05.30 Wib pasien dinyatakan meninggal dunia.

Almarhum dimakam kan dari RS DR Moewardi Jebres langsung menuju TPU Bonoloyo Surakarta. Langkah2 awal yg Kami lakukan adalah : 1. Memerintahkan supir pribadi Darsono dan Pembantu Mumuh mengisolasi diri di rumah almarhum (saat ini Darsono merasa dalam keadaan sehat) untuk tidak berinteraksi dengan orang luar.

2. Melaporkan kepada pihak Puskesmas Jatirahayu untuk melakukan tindakan lebih lanjut.(*)


Bagikan:

Komentar

<---PASANG IKLAN--->