|
Menu Close Menu

Meski Sudah Diatur, H.Sodikin Sebut Tes Massal Dinilai Resisten

Senin, 23 Maret 2020 | 11.16 WIB
Anggota Fraksi Parti Demokrat DPRD Kota Bekasi, H.Sodikin.
inijabar.com, Kota Bekasi- Perintah Gubernur Jawa Barat yang rencananya menggelar tes massal di stadion Patriot Chandrabaga Kota Bekasi pada Selasa (24/3/2020) yang melibatkan juga warga Kabupaten Bekasi dan Karawang, mendapat penolakan dari sejumlah anggota DPRD Kota Bekasi.
Skema tes massal melalui pola Rapid Tes yang akan dilaksanakan di GOR Patriot Chandrabaga Selasa (24/3/2020).
Salah satu nya Anggota Fraksi Demokrat H. Sodikin yang menyatakan, tes massal untuk memutus penyebaran virus Covid 19 merupakan kebijakan yang penuh resiko atau resisten.

"Siapa yang bisa menjamin meski mekanisme tes nya sudah diatur sedemikian rupa. Tapi resisten nya tidak akan ada yang bisa menjamin akan penularan virus tersebut,"ucap Sodikin pada inijabar.com. Senin (23/3/2020).

Selain itu, kata dia, kebijakan Gubernur Jawa Barat itu juga ambigu. Satu sisi disuruh nya masyarakat berdiam di rumah. Satu sisi ada kebijakan untuk menciptakan kerumunan.

"Itu kan ambigu namanya, satu sisi disuruh tinggal dirumah. Kita lihat juga setiap.kelurahan sudah keliling wilayahnya mengumumkan kepada warga untuk tinggal dirumah selama dua pekan ini. Tapi satu sisi masyarakat diminta ikut tes masal yang sangat resisten menimbulkan penularan,'ujar Sodikin.

Dia meminta Gubernur Jawa Barat mempercayakan kepada Pemerintah Kota Bekasi untuk menangani penyebaran virus Covid 19 ini. Dengan melibatkan puskesmas-puskesmas para medis dan relawan pun bisa dilibatkan.

"Saya menginginkan agar Pemprov Jabar menyerahkan sepenuhnya pada Pemkot Bekasi untuk menangani pencegahan virus corona ini. Ya bisa melibatkan puskesmas atau kelurahan dengan tenaga medis dan relawan. InsyaAllah itu cara lebih baik lah untuk melakukan tes massal,"tandasnya.(*)
Bagikan:

Komentar