|
Menu Close Menu

Ketua Fraksi Gerindra ; Pemkot Bekasi Harus Jelaskan Konsep New Normal di Tengah Pandemi

Rabu, 27 Mei 2020 | 09.39 WIB

inijabar.com, Kota Bekasi- Kehadiran Presiden Jokowi ke Mall Summarecon Bekasi masih menyisakan pertanyaan publik. Pasalnya kehadiran orang nomor satu di Indonesia tersebut dengan membawa misi new normal atau lebih mengedepankan aspek ekonomi di tengah pandemi covid 19. 

Hal ini juga yang dipertanyakan oleh Ketua Fraksi Gerindra Kota Bekasi, Puspa Yani usai menggelar Reses ke II tahun 2020 di Pondok Gede pada Rabu (26/5/2020).

"Saya mempertanyakan kehadiran Jokowi ke kota Bekasi dalam rangka mengevaluasi kegiatan ekonomi di saat pelaksanaan PSBB?,"tanya nya heran. 

Selain itu, Jokowi juga menjadikan Bekasi sebagai daerah percontohan penerapan new normal. 

"Kriteria new normal itu seperti apa?. New normal bisa dilaksanakan itu apabila kurva menurun dan melandai dan tidak ditemukan lagi kasus baru,"ungkap Puspa. 

Dia menambahkan, pernyataan Gubernur Jabar Ridwan Kamil juga.masih menyebut Bekasi masih zona merah.

"Gubernur Jabar kan bilang duo Bekasi ini masih di nyatakan pada level merah,"tuturnya. 

Puspa mendesak Pemkot Bekasi harus menjelaskan kepada masyarakat apa starteginya menuju new normal itu. 

"Jadi Pemkot Bekasi harus memberikan penjelasan yang jelas seperti apa langkah dalam menuju new normal ?,"ujarnya. 

Puspa juga meminta Pemkot Bekasi menjelaskan kondisi data sebenarnya berapa data ODP, PDP dan yang sembuh dan masih dirawat termasuk yang meninggal terkonfirmasi positif. 

 "Sebenarnya keadaan kota Bekasi sampai saat ini seperti apa kondisi nya?. Ini harus dijelaskan dengan data yang valid dan uptodate,"tegasnya.

Puspa melihat kondisi ekonomi Kota Bekasi sama dengan daerah lain terdampak juga oleh wabah covid 19 tersebut.

"PAD (pendapatan asli daerah) di tengah pelaksanaan PSBB per 8 Mei 2020, relalisasinya hanya sekitar 17,19% yang dicapai atau sekitar Rp554.266.875.976.00 dari target yang ingin dicapai yakni Rp3.224.898.294.252.99. Artinya Bapenda masih harus bekerja keras untuk mencapai target yang diinginkan,"pungkasnya.(*)
Bagikan:

Komentar