|
Menu Close Menu

Sejumlah Pengunjung Pasar Baru Indramayu Kaget Tiba-tiba Di Tes Swab

Sabtu, 30 Mei 2020 | 20.09 WIB

inijabar.com,Indramayu – Salah satu warga bernama Agus Mulyani (50) terkaget-kaget saat  sedang asyik berbelanja di Pasar Ikan yang masih satu area dengan Pasar Baru Indramayu itu, tiba-tiba dicegah dan diarahkan oleh petugas kesehatan yang memakai APD lengkap untuk mengikuti tes swab. 

Dengan membawa plastik belanjaan berisi ikan segar, Agus harus rela antri bersama ratusan orang lainnya di lokasi tersebut untuk didata dan diambil lendirnya dari lobang hidungnya untuk kemudian diuji di laboratorium. Sabtu (30/5/2020), pagi-pagi buta.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu sengaja menggelar test swab Covid-19 secara acak dan mendadak terhadap ratusan orang di Pasar Baru Indramayu. 

Upaya ini dilakukan untuk mengukur perkembangan Covid-19 di Indramayu secara real, di luar yang sudah terdata. 

Swab test dilakukan secara acak terhadap pedagang, pembeli maupun warga yang melintas dengan mengukur temperatur tubuh, pendataan riwayat perjalanan dan pengambilan sampel dahak untuk dilakukan uji polymerase chain reaction (PCR) di laboratorium.

Ini merupakan tes swab massal pertama yang dilakukan oleh Gugus Tugas di area publik yang rawan terjadi penyebaran Covid-19. Petugas keamanan dari Polri, TNI dan Satpol PP turut diterjunkan pada kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari pukul 06.00 hingga pukul 09.30 tersebut. 

“Tes swab massal dilakukan secara random terhadap sekitar 130 orang. Baik itu pedagang, pembeli maupun orang yang melintas semuanya ditest dahaknya. Untuk tahap pertama kita melakukannya di Pasar Baru,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara.

Selain pasar, tes swab juga akan dilakukan di tempat-tempat umum lainnya dengan waktu dan tempat yang masih dirahasiakan. Langkah ini merupakan terobosan untuk memetakan dan mengantisipasi persebaran Covid-19 di Bumi Wiralodra secara cepat dan akurat. 

"Ini kita lakukan untuk mengukur kerawanan, potensi penularan di tempat keramaian. Tujuannya agar kita bisa langsung tangani. Mudah-mudahan dalam beberapa hari ke depan hasilnya dapat secepatnya keluar,"ucapnya. 

Sementara itu, pengunjung pasar lainnya, Abdul (40), juga mengaku was-was jika nanti hasil tesnya akan terkonfirmasi positif. Namun demikian, bapak 3 anak ini mengaku lega setelah melakukan test corona tersebut. 

Setelah ini, ia hanya menunggu hasilnya keluar sembari berdoa agar tak ada hasil yang tidak diinginkan. 

“Deg-degan, takut kalau kena Covid-19” ujarnya. (Sai)
Bagikan:

Komentar