|
Menu Close Menu

Jelang Musda 2020, H.Zainul Miftah Tegaskan Siap Pimpin Golkar Kota Bekasi

Rabu, 17 Juni 2020 | 22.26 WIB

inijabar.com, Kota Bekasi- Tokoh muda partai Golkar Kota Bekasi, Zainul Miftah semakin mantap untuk ikut maju di pencalonan ketua DPD Partai Golkar Kota Bekasi.

Pria yang akrab disapa HZM ini optimis amankan pucuk pimpinan tertinggi partai berlambang pohon beringin di Kota Patriot dengan visi dan misi kekinian. 

Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Golkar Kota Bekasi 2020-2025, HZM tengah mempersiapkan segala persyaratan untuk persiapan bertarung bersama para calon lainnya.

"Secara personal dan kekaderan kita siap, sekarang status saya ini masih bakal calon, ya mudah-mudahan kita memenuhi persyaratan sehingga kita bisa fight untuk bisa bertarung di musda Golkar ini," ungkapnya. 

Dengan membawa visi kekinian tersebut, dirinya akan membawa Golkar masuk ke ruang-ruang kaum milenial. 

Menurutnya, selama ini kaum milenial apatis terhadap politik dan partai hanya dimanfaatkan pada saat momen politik. Selain itu ia berharap Golkar kembali menjadi wadah aspirasi masyarakat.

"Selain itu partai ini kita harapkan tidak hanya dimanfaatkan saat momen-momen politik saja, tetapi setiap saat dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan aspirasinya," jelasnya. 

HZM tidak menampik jika figur yang akan menjadi rivalnya merupakan sosok yang tak asing di Golkar serta punya kapasitas, kapabilitas dan loyalitas yang tidak diragukan. 

Tetapi, HZM menegaskan tidak hanya itu yang dibutuhkan partai. Namun, konsep, serta visi dan arah partai kedepan merupakan hal yang paling utama.

"Kalau melihat peluang, saya kira yang sudah bermunculan mereka berpeluang. tetapi kalau bicara konsep, visi, dan semangat mohon maaf kita bisa bertarung," tegasnya.

Ia juga mengaku telah melakukan konsolidasi dengan melakukan komunikasi ke beberapa Pimpinan Kecamatan dan sayap partai Golkar dan visinya direspon baik. 

HZM berharap Golkar menjadi tempat berproses kader-kader tanpa membeda-bedakan antara ketua, anggota, masyarakat ataupun pejabat publik. Ketika dia memahami arah perjuangan Golkar, maka akan didukung.

"Golkar sebagai partai politik sudah tidak bisa lagi elitis, Golkar harus membaur. Selama ini kita selalu mengusung orang-orang yang berduit dengan mengenyampingkan kader-kader yang mumpuni," bebernya.

"Saya kira arah dan kebijakan partai akan menjadi landasan kita untuk berjuang bersama Golkar dengan zaman kekinian ini kita berharap orang bisa tertarik berpartai dengan program-program yang kita punya, apalagi sekarang orang cenderung tidak suka lagi berpartai," tutupnya.(*)
Bagikan:

Komentar