|
Menu Close Menu

Alhamdulillah, Baznas Cirebon Bagikan Uang Intensif Pada Seribu Guru DTA  

Minggu, 26 Juli 2020 | 08.08 WIB

inijabar.com, Kabupaten Cirebon- Seribu guru Diniyah Takmiliyah Awaliyah mendapatkan bantuan dana intensif dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Cirebon.

Selain memberikan bantuan dana intensif kepada guru DTA, Baznas juga memberikan bantuan untuk Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), lembaga keagamaan dan sarana pra sarana masjid dan musala.

Bupati Cirebon, H. Imron, mengatakan, dana bantuan yang diberikan oleh Baznas Kabupaten Cirebon kali ini, mencapai Rp 1,3 Milyar.

Dana tersebut akan digunakan untuk intensif guru DTA sebanyak 1.000 orang, Rutilahu sebanyak 59 unit, lembaga keagamaan sebanyak 38 unit dan sapras masjid musala sebanyak 36 unit.

Imron menyebutkan, saat ini Baznas Kabupaten Cirebon, setiap bulannya menerima uang infaq dari Aparat Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Cirebon, mencapai Rp 1,3 Milyar.

Hal tersebut dikarenakan adanya kebijakan yang ditetapkan oleh Pemkab Cirebon, untuk memberikan infaq sebesar Rp 100ribu, dari kenaikan tunjangan yang diberikan oleh Pemkab Cirebon.

"Kebijakan ini, bukan merupakan potongan gaji," ujar Imron saat menyerahkan secara simbolis bantuan dari Baznas Kabupaten Cirebon, Sabtu (25/7/2020).

Ia menjelaskan, pemerintah tidak boleh memberikan uang kepada Baznas. Oleh karena itu, pihaknya menaikkan tunjangan ASN di Kabupaten Cirebon sebesar Rp 400ribu, sedangkan Rp 100ribu, dititipkan ke Baznas Kabupaten Cirebon.

Dengan jumlah ASN di Kabupaten Cirebon yang berjumlah sekitar 13 ribu orang, membuat dana yang terkumpul di BAznas Kabupaten setiap bulannya, mencapai RP 1,3 Milyar.

Imron juga mengungkapkan, dengan adanya kebijakan ini, beberapa hal yang perlu dibantu dan bersifat urgent, bisa langsung dilakukan. Berbeda jika bantuan tersebut harus diberikan oleh pemerintah kabupaten, maka prosesnya cukup lama.

Imron mencontohkan, saat ada rumah salah satu warganya yang roboh, Baznas Kabupaten Cirebon langsung bisa memberikan bantuan. 

"Kalau lewat pemerintah, prosesnya cukup lama," kata Imron.

Oleh karena itu, Imron juga meminta kepada Baznas Kabupaten Cirebon, untuk tidak hanya mengandalkan infaq zakat dan sodaqoh dari ASN saja.

Namun harus bisa mengajak masyarakat lainnya, untuk bisa menyalurkan zakat, infaq dan sodaqohnya melalui Baznas Kabupaten Cirebon. (Fii)
Bagikan:

Komentar