![]() |
| Semrawutnya kabel optik yang menjuntai hingga ke bawah dikeluhkan pedagang dan warga. |
inijabar.com, Kota Bekasi – Pemandangan di Jalan H.Djole RT 003/003 Kelurahan Bantar Gebang Kecamatan Bantar Gebang kini terganggu oleh kabel-kabel menjuntai yang tampak semrawut.
Kondisi tersebut terlihat mulai dari pertigaan lampu merah menuju Cimuning hingga perempatan Hj Djole Pasar Bantar Gebang.
Sejumlah pedagang di sepanjang jalan itu mulai merasa khawatir terhadap keberadaan kabel yang menggantung rendah.
Mereka khawatir kabel tersebut mengandung aliran listrik yang dapat membahayakan pelanggan maupun pengguna jalan.
Salah satu pedagang bernama Triami, yang pedagang Bakso Pak’De Wonogiri, mengaku sering melihat kabel turun hingga hampir menyentuh jalan.
“Tidak tahu kabel apa itu. Pelanggan saya pernah tersangkut juga, bahkan pernah putus lalu suami saya ikat lagi ke atas,” ucapnya Minggu (15/3/2026)
Selain pedagang bakso, pegawai toko Kue Ria bernama Salsabila juga merasakan dampak dari kabel menjuntai tersebut. Salsabila menyebut beberapa pelanggan yang datang dengan mobil pernah mengeluhkan kondisi kabel itu.
“Ada customer yang komplain karena atap mobilnya tersangkut kabel yang menjuntai di depan toko,” kata Salsabila.
Kabel yang menggantung rendah tersebut dinilai berpotensi mengganggu aktivitas usaha di sepanjang jalan Hj Djole.
Meski demikian, para pelaku usaha mengaku belum melaporkan kondisi tersebut kepada pengurus lingkungan setempat.
Sebagian pedagang bahkan mengaku ragu menyampaikan keluhan karena khawatir salah prosedur.
Wandi, pedagang konveksi di lokasi itu, menjelaskan, kondisi kabel semrawut sudah berlangsung cukup lama. Menurutnya, dulu terdapat enam hingga delapan tiang di depan tokonya sebelum sebagian dicabut.
“Dulu ada enam sampai delapan tiang, sekarang tinggal dua. Katanya Agustus 2025 bakal dirapikan, tapi sampai sekarang belum ada perubahan,” ujarnya.
Para pedagang berharap pihak terkait segera menata ulang kabel di sepanjang Jalan Hj Djole.
Mereka ingin lingkungan usaha terlihat rapi sekaligus aman bagi pelanggan dan pengguna jalan.
"Harapan kami segara di lakukan penataan agar terliat rapih dan tidak menunggu menuna jalan, pemerintah dan Organisasi Perangkat Daerah ( OPD ) terkait segera ambil tindakan,"harapnya.(firman)




