![]() |
| Anggota DPRD Jabar dapil Kota Bekasi-Depok, Ronny Hermawan |
inijabar.com, Kota Bekasi – Penataan taman di sepanjang kawasan Kalimalang, mulai dari seberang Masjid Al Azhar hingga kawasan seberang Metropolitan Mall, digadang-gadang akan menjadi wajah baru Kota Bekasi sekaligus memperkuat rencana pengembangan wisata air Kalimalang.
Proyek yang dibiayai melalui anggaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat tersebut diyakini tidak hanya mempercantik kawasan perkotaan, tetapi juga menambah ruang terbuka publik yang nyaman bagi masyarakat.
Anggota DPRD Jawa Barat, Ronny Hermawan, menilai pembangunan taman di koridor Kalimalang merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas lingkungan sekaligus menciptakan destinasi wisata perkotaan yang menarik.
"Pembangunan taman tersebut pastinya akan mempercantik kawasan yang akan dijadikan wisata air Kalimalang dan menambah ruang terbuka publik yang nyaman bagi masyarakat," ujar politisi Partai Demokrat itu melalui sambungan telepon, Rabu (3/6/2026).
Menurut Ronny, Kalimalang memiliki posisi yang sangat strategis karena berada di salah satu jalur utama yang menjadi pintu masuk Jawa Barat dari arah Jakarta. Karena itu, wajah kawasan tersebut harus ditata secara serius agar mampu memberikan kesan positif bagi masyarakat maupun pendatang.
Ia berharap penataan yang sedang dilakukan dapat menjadi awal transformasi Kota Bekasi menuju kota yang lebih hijau, tertata, aman, dan nyaman.
"Ke depan saya berharap dengan penataan yang baik di kawasan Kalimalang, Kota Bekasi bisa menjadi lebih indah dan cantik. Kita ingin kawasan ini menjadi kebanggaan warga, bahkan bisa menghadirkan suasana yang nyaman seperti yang dirasakan masyarakat di Kota Bandung," katanya.
Jangan Sampai Kontainer Kuliner Rusak Estetika
Di sisi lain, Ronny mengingatkan agar rencana pengembangan kawasan wisata Kalimalang tidak hanya berorientasi pada aktivitas ekonomi semata. Ia menyoroti wacana penempatan kontainer untuk area kuliner yang harus dirancang secara matang agar tidak mengganggu keindahan taman.
Menurutnya, konsep wisata modern harus mampu menggabungkan unsur ekonomi, rekreasi, dan estetika secara seimbang.
"Penataan kontainer kuliner jangan sampai mengurangi estetika kawasan. Harus dirancang dengan baik dan dipastikan tidak merusak keindahan taman yang sudah dibangun menggunakan anggaran Pemprov Jawa Barat," tegasnya.
Kalimalang Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Baru Bekasi
Jika penataan berjalan sesuai rencana, kawasan Kalimalang berpotensi menjadi ikon wisata baru Kota Bekasi. Selain menghadirkan ruang terbuka hijau yang representatif, keberadaan wisata air dan sentra kuliner yang tertata diyakini dapat meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat serta menjadi destinasi rekreasi keluarga.
Transformasi Kalimalang juga dinilai penting untuk mengubah citra Kota Bekasi yang selama ini lebih dikenal sebagai kawasan penyangga ibu kota menjadi kota modern dengan ruang publik yang berkualitas dan ramah bagi warganya.(adv)



