KDM Sentil Asep: Bupati Jangan Ikut Bisnis Limbah, Fokus Mengabdi

Redaktur author photo

 

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi saat memberi arahan dalam pelantikan Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja

inijabar.com, Bandung – Momen pelantikan dr. Asep Surya Atmaja sebagai Bupati Bekasi definitif di Gedung Pakuan, Bandung, Jumat (23/10/2026), diwarnai pesan tegas dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).

Di hadapan para tamu undangan, Dedi mengingatkan agar seorang bupati tidak tergoda menjalankan berbagai bisnis selama menjabat. Menurutnya, kepala daerah harus mencurahkan seluruh perhatian untuk melayani masyarakat.

"Bupati bisnis limbah, bisnis apa, gaya boleh. Bupati fokus pada pekerjaan. Saya yakin gaji bapak sudah cukup," ujar Dedi.

Tak berhenti di situ, Dedi juga menyinggung kondisi ekonomi keluarga Asep yang dinilai sudah mapan. Dengan gaya khasnya, ia menyebut ayah Asep memiliki lahan sawah yang sangat luas.

"Saya tanya, berapa sawah Babe lu? Dia bilang lebih dari 500 hektare di Karawang-Bekasi," tutur Dedi disambut tawa hadirin.

Menurut Dedi, dengan latar belakang keluarga yang memiliki aset besar, tidak ada alasan bagi seorang kepala daerah untuk mencari keuntungan dari jabatan.

"Saya bilang kalau Babe sawahnya lebih dari 500 hektare. Sudah gaji dari Pemda jangan diambil," katanya.

KDM kemudian menyampaikan sindiran yang sekaligus menjadi pesan moral kepada Asep agar mengabdikan diri sepenuhnya kepada masyarakat Kabupaten Bekasi.

"Kenapa? Gue ngabdi di Bekasi bukan cari duit dari Pemda. Gue mau pakai modal ditahan sendiri. Gue pengen ngabdi pada tanah leluhur gue," ucap Dedi.

Pesan tersebut menjadi penekanan penting bahwa jabatan kepala daerah merupakan amanah untuk melayani masyarakat, bukan sarana memperluas bisnis atau mengejar keuntungan pribadi.

Pelantikan dr. Asep Surya Atmaja sebagai Bupati Bekasi definitif menandai dimulainya kepemimpinan baru di Kabupaten Bekasi. Publik kini menantikan realisasi komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan publik, mempercepat pembangunan, serta menjaga tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas.


Share:
Komentar

Berita Terkini