![]() |
| Proses verifikasi Kelurahan Perwira program Lingkar Beken di RW.004 |
inijabar.com, Kota Bekasi - Pengurus RW 004 Kelurahan Perwira, Kecamatan Bekasi Utara, mengoptimalkan penyerapan dana stimulus hibah Rp 100 juta dari program Penataan Lingkungan RW Bekasi Keren (Lingkar Beken) 2026.
Adapun anggaran tersebut, direalisasikan penuh untuk memperkuat tiga sektor vital warga, yakni kebersihan lingkungan, fasilitas keamanan, dan layanan kesehatan Posyandu.
Kepastian pemanfaatan anggaran berbasis partisipasi warga ini, disampaikan usai peninjauan dan verifikasi pertanggungjawaban barang belanjaan, oleh pihak kelurahan setempat.
Ketua RW 004 Kelurahan Perwira, Junaedi, mengungkapkan bahwa pengalokasian dana sebesar Rp 100 juta tersebut, merupakan hasil kesepakatan musyawarah warga di empat wilayah RT.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Bekasi, Bapak Tri Adhianto, dan Wakil Wali Kota Bekasi, Bapak Harris Bobihoe, atas program Bekasi Keren ini. Seluruh anggaran Rp 100 juta sudah kami belanjakan sesuai kebutuhan warga di bidang lingkungan, keamanan, dan kesehatan," ujar Junaedi saat ditemui di lokasi, Senin (31/8/2026).
Junaedi merinci, pada sektor kebersihan lingkungan, pihak Pokmas RW 004 membelanjakan 390 unit tong sampah untuk memfasilitasi seluruh Kepala Keluarga (KK) agar tiap rumah memiliki tempat penampungan sampah yang layak.
"Untuk sektor keamanan, sebanyak 18 unit kamera pemantau (CCTV) dibeli dan siap dipasang di titik-titik rawan lingkungan serta area masjid," jelas Junaedi.
Sementara di sektor kesehatan warga, pengurus melengkapi Posyandu dengan 2 unit timbangan digital, 2 unit alat cek tensi darah, 2 unit alat tes laboratorium kesehatan, serta 20 stel seragam kader Posyandu.
"Selain itu, 1 unit proyektor disiapkan guna mendukung kegiatan penunjang pengajian warga RT.04," ungkap Junaedi
Di tempat yang sama, Lurah Perwira, Bambang Suswanto, mengapresiasi kerapian verifikasi Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) serta ketepatan belanja barang di RW 004. Ia menegaskan, bahwa seluruh alokasi Rp 100 juta disalurkan murni dalam bentuk pengadaan barang publik, bukan uang tunai.
"Di RW 004 ini barangnya sudah dibelanjakan semua dan lulus verifikasi. Mekanismenya tidak ada uang tunai, dari Kelurahan ke Pokmas, Pokmas membelanjakan dan melapor ke Kelurahan, baru Lurah serahkan ke RW untuk didistribusikan ke warga," kata Bambang.
Bambang menambahkan, dari 18 RW yang ada di wilayah Kelurahan Perwira, seluruhnya ditargetkan menuntaskan pendistribusian barang serta verifikasi administrasi pada awal September 2026, agar manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat. (Pandu)




