![]() |
| Anggota DPRD Depok H.Ade Inrahim gelar acara sembako murah |
inijabar.com, Depok - Dalam memperingati Hari Santri 2026, Anggota DPRD Kota Depok dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), H. Ade Ibrahim menggelar kegiatan pasar murah, parade seni Islami, bazar UMKM, serta konsolidasi organisasi, di MTs Nurul Falah Arena, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, Minggu (25/10/2026).
Rangkaian kegiatan tersebut dirancang untuk memadukan penguatan keagamaan, pelayanan masyarakat, dan konsolidasi internal organisasi yang telah dipersiapkan sejak sepekan sebelumnya.
Penyelenggaraan Pasar Murah dan Penyerapan Aspirasi
Dalam kegiatan tersebut, H. Ade Ibrahim menyebut dirinya bersama panitia menyediakan sebanyak 200 paket kebutuhan pokok bagi warga sekitar.
Melalui pasar murah ini, dia menjelaskan setiap paket kebutuhan pokok dapat ditebus warga dengan harga Rp35.000 dari harga normal Rp62.500, sehingga masyarakat memperoleh selisih harga atau subsidi sebesar Rp27.500 per paket.
Menurut H. Ade Ibrahim, kegiatan ini merupakan wujud langkah konkret meskipun belum menjangkau seluruh kebutuhan masyarakat secara menyeluruh.
"Alhamdulillah ya, kami bisa menyediakan 200 paket kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Mungkin belum banyak yang bisa kami lakukan, tetapi kami ingin menghadirkan kegiatan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat," ujar H. Ade Ibrahim kepada awak media di lokasi kegiatan.
Menurutnya, kegiatan sosial tersebut sekaligus juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi serta menyerap aspirasi warga secara langsung di tengah masyarakat.
"Rangkaian kegiatan ini juga sekaligus menjadi kesempatan untuk mempererat silaturahmi, menyerap aspirasi masyarakat dan untuk menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi warga,” kata H. Ade Ibrahim.
Pelestarian Seni Islami dan Pendidikan
Selain pasar murah dan bazar UMKM yang memberikan ruang promosi bagi pelaku usaha lokal, kata H. Ade rangkaian peringatan Hari Santri ini juga diisi dengan parade kasidah, marawis, dan hadroh. Kegiatan seni tersebut ditujukan sebagai wadah bagi generasi muda untuk mengenal dan melestarikan tradisi keagamaan serta warisan budaya Islam.
H. Ade menilai bahwa keterlibatan generasi muda sangat penting agar kesenian tradisional Islami tidak kehilangan penerus di tengah dinamika perubahan zaman.
"Generasi muda perlu mengenal dan mencintai tradisi yang diwariskan para pendahulu. Jangan sampai kesenian yang menjadi bagian dari kehidupan keagamaan kita kehilangan penerus. Tradisi ini harus terus dijaga dan diwariskan agar tetap hidup di tengah masyarakat," jelasnya.
Selain seni dan budaya, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk menyosialisasikan program Rintisan Sekolah Swasta Gratis (RSGS) Kota Depok menjelang masa penerimaan peserta didik baru. Sosialisasi ini ditujukan agar para orang tua mendapatkan informasi yang jelas mengenai pilihan layanan pendidikan unggulan dari Pemerintah Kota Depok bagi anak-anak mereka.
Konsolidasi Organisasi dan Pesan Hari Santri
Sebelum pelaksanaan parade seni Islami, rangkaian agenda di lokasi turut diisi dengan Pra Musyawarah Ranting (Pra-Musran) bagi kader PKB Kecamatan Cimanggis, Kota Depok. Rangkaian kegiatan ini sendiri diawali dengan Lailatul Ijtima, pengajian rutin Nahdlatul Ulama (NU), serta safari bakti sosial ke sejumlah majelis taklim.
Pria yang kini di Komisi D itu pun menyatakan bahwa seluruh kegiatan tersebut juga merefleksikan tanggung jawab pengabdian kader NU dan PKB melalui tindakan nyata di tengah masyarakat. Dia berharap momentum Hari Santri dapat memotivasi para santri untuk terus berperan aktif dalam kehidupan sosial dan pembangunan bangsa.
H. Ade Ibrahim berharap agar semangat Hari Santri dapat terus diimplementasikan melalui kontribusi aktif dalam kehidupan sosial maupun pembangunan bangsa, di mana peran santri dinilai krusial dalam membawa nilai-nilai keagamaan serta membantu menyelesaikan berbagai persoalan di tengah masyarakat.
"Saya berharap para santri semakin berperan aktif dalam kehidupan sosial dan pembangunan bangsa. Mereka harus hadir, mengambil peran dan ikut memberikan solusi bagi persoalan di sekitarnya," pungkas H. Ade Ibrahim. (Risky)

