Redam Dinamika Internal, Plt Ketua Golkar Medan Satria Gelar Konsolidasi

Redaktur author photo
Astrid Laena saat berfoto bersama jajaran pimpinan PL se-Kecamatan Medan Satria.

inijabar.com, Kota Bekasi - Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Pengurus Kecamatan (PK) Partai Golkar Medan Satria, Astrid Laena, memilih langkah konsolidasi internal guna meredam dinamika dan perbedaan pandangan di tubuh organisasi.

Langkah tersebut diwujudkan, melalui tatap muka langsung bersama jajaran Pimpinan Kelurahan (PL) se-Kecamatan Medan Satria, Jumat (2/10/2026) kemarin.

Langkah taktis ini diambil Astrid usai merespons isu dinamika kepengurusan yang berkembang, pasca-penunjukan dirinya sebagai Plt Ketua PK Partai Golkar Medan Satria.

Astrid menegaskan, bahwa pertemuannya dengan para pimpinan kelurahan bertujuan untuk menyelaraskan persepsi, serta menjaga roda organisasi tetap berputar sesuai mekanisme partai.

“Bagi saya, yang paling penting adalah komunikasi. Kita semua berada dalam satu organisasi yang sama. Kalau ada dinamika, tentu lebih baik kita duduk bersama dan mencari jalan keluarnya,” ujar Astrid saat dikonfirmasi, Sabtu (3/10/2026).

Astrid menyampaikan, penugasannya sebagai Plt Ketua PK bukan untuk memicu perpecahan, melainkan menjalankan amanah resmi kepartaian, sekaligus memastikan soliditas kader di tingkat akar rumput tetap terjaga.

"Saya menghormati seluruh kader dan teman-teman di struktur. Kita punya tugas yang sama, yaitu menjaga organisasi tetap berjalan dan tetap solid," tegasnya.

Ia pun mengimbau seluruh elemen kader, untuk membatasi konsumsi dinamika di ruang publik dan lebih mengedepankan dialog internal secara kekeluargaan. Menurutnya, kesalahpahaman organisasi dapat diselesaikan apabila semua pihak mau duduk bersama.

“Tidak perlu memperbesar hal-hal yang bisa menimbulkan perbedaan. Yang penting kita komunikasi, kita duduk bersama, dan kita jalankan organisasi sesuai mekanisme yang ada,” tutur Astrid.

Melalui pendekatan persuasif ini, Astrid optimistis jajaran pengurus di tingkat kecamatan hingga kelurahan, dapat kembali fokus menjalankan program kerja partai.

“Yang saya inginkan sederhana, kita tetap rukun, tetap berkomunikasi, dan bekerja untuk organisasi. Perbedaan dinamika bisa kita selesaikan dengan cara yang baik,” pungkasnya. (Pandu)

Share:
Komentar

Berita Terkini