![]() |
| Pembukaan Jazirah Priangan Timur X Ciamis Creative Expo 2026 |
inijabar.com, Ciamis – Kawasan bersejarah Karangkamulyan, Kabupaten Ciamis, menjadi pusat perhatian Jawa Barat setelah resmi dibukanya Jazirah Priangan Timur x Ciamis Creative Expo (CCE) 2026, Kamis (5/6/2026).
Sebuah event kolaboratif terbesar di wilayah selatan Jawa Barat ini mempertemukan kekuatan ekonomi, budaya, pariwisata, dan UMKM dari enam daerah dalam satu panggung strategis.
Kegiatan yang berlangsung pada 5–7 Juni 2026 tersebut merupakan hasil sinergi Pemerintah Kabupaten Ciamis bersama Bank Indonesia Perwakilan Tasikmalaya. Enam daerah yang tergabung dalam kawasan Priangan Timur, yakni Ciamis, Tasikmalaya, Kota Banjar, Pangandaran, Garut, dan Sumedang, hadir membawa potensi unggulan masing-masing.
Mengusung semangat kolaborasi lintas wilayah, ajang ini tidak hanya menjadi pameran produk daerah, tetapi juga langkah nyata membangun pasar bersama yang mampu meningkatkan daya saing kawasan selatan Jawa Barat.
Priangan Timur Bersatu Bangun Kekuatan Ekonomi Baru
Melalui Jazirah Priangan Timur x CCE 2026, pemerintah daerah berupaya menghapus sekat administratif antarwilayah dan mendorong terciptanya ekosistem ekonomi yang saling terhubung.
Berbagai produk unggulan daerah dipamerkan dalam expo ini, mulai dari kuliner halal, kerajinan tangan, produk fesyen, hingga aneka makanan olahan khas daerah.
Pengunjung dapat menemukan berbagai produk ikonik seperti dodol khas Garut, anyaman Ciamis, aneka oleh-oleh Tasikmalaya, serta produk kreatif lainnya yang menjadi kebanggaan masing-masing daerah.
Selain menjadi ajang promosi, kegiatan ini juga membuka peluang kerja sama bisnis dan memperluas akses pasar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Karangkamulyan Disiapkan Jadi Pusat Ekraf Syariah
Salah satu fokus utama dalam penyelenggaraan acara ini adalah memperkenalkan Karangkamulyan sebagai pusat ekonomi kreatif berbasis syariah di Jawa Barat.
Konsep tersebut diwujudkan melalui kehadiran produk-produk bersertifikat halal, pengembangan wisata ramah keluarga, hingga berbagai program yang mendukung pertumbuhan industri halal di kawasan Priangan Timur.
Langkah ini sejalan dengan upaya menjadikan wilayah selatan Jawa Barat sebagai destinasi wisata sekaligus pusat pengembangan ekonomi kreatif yang kompetitif.
Seni dan Budaya Sunda Tampil dalam Satu Panggung
Tak hanya sektor ekonomi, Jazirah Priangan Timur x CCE 2026 juga menjadi ruang ekspresi budaya. Berbagai pertunjukan seni tradisional dari seluruh daerah peserta ditampilkan selama acara berlangsung.
Mulai dari tarian tradisional, musik khas Sunda, hingga pertunjukan kesenian daerah menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.
Kolaborasi budaya tersebut diharapkan mampu memperkuat identitas Priangan Timur sebagai kawasan yang kaya akan warisan seni dan budaya.
Tol Getaci Diyakini Jadi Penggerak Pertumbuhan
Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur menjadi faktor penting dalam mendukung kemajuan kawasan selatan Jawa Barat.
Menurutnya, kehadiran proyek strategis seperti Tol Getaci akan membuka akses yang lebih luas bagi pertumbuhan ekonomi, investasi, dan sektor pariwisata di Priangan Timur.
"Dukungan infrastruktur seperti Tol Getaci makin membuka akses. Melalui Jazirah Priangan Timur x CCE, kita bangun kekuatan bersama agar daerah selatan Jawa Barat makin maju dan mandiri," ujar Herdiat.
Momentum Kebangkitan Jabar Selatan
Jazirah Priangan Timur x Ciamis Creative Expo 2026 menjadi simbol kuat bahwa kolaborasi antarwilayah mampu menciptakan kekuatan ekonomi baru yang lebih besar dibandingkan berjalan sendiri-sendiri.
Dengan menyatukan potensi UMKM, ekonomi kreatif, budaya, dan pariwisata dalam satu gerakan bersama, acara ini diharapkan menjadi titik awal kebangkitan kawasan selatan Jawa Barat sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru yang diperhitungkan di tingkat nasional.(diki)




