Pesan Kamar Lewat Tiket.com, Konsumen Kaget Aurora Room Tak Ada di Apartemen Center Point Bekasi

Redaktur author photo
Ilustrasi

inijabar.com, Kota Bekasi - Niat hati ingin menikmati liburan dan menginap selama tiga hari di Kota Bekasi, seorang konsumen bernama Andriansyah, justru gigit jari usai menjadi korban dugaan agen penginapan fiktif di aplikasi Tiket.com. Kamar dari agen bernama Aurora Room yang telah ia lunasi, secara online mendadak 'gaib' saat disambangi di lokasi tujuan.

Kejadian bermula ketika Andriansyah melakukan transaksi pemesanan dan pelunasan kamar, melalui aplikasi Tiket.com menuju penginapan agen Aurora Room pada Kamis (13/8/2026) pukul 17.40 WIB. Namun, sesampainya di Apartemen Center Point, Bekasi Selatan, unit yang dipesan tersebut sama sekali tidak ditemukan.

"Saya sudah sampai di lokasi Apartemen Center Point sesuai dengan petunjuk pemesanan di aplikasi, tetapi keberadaan Aurora Room itu sama sekali tidak ada," ujar Andriansyah saat dikonfirmasi, Jumat (14/8/2026).

Insiden ini merugikan Andriansyah secara materiil dan nonmateriil. Pasalnya, uang pembayaran penginapan untuk durasi tiga hari sudah terpotong penuh sebelum ia memijakkan kaki di lokasi.

Merasa dirugikan, ia langsung mengontak layanan pelanggan Tiket.com untuk meminta klarifikasi dan pengembalian dana. Sayangnya, iktikad baik tersebut belum membuahkan hasil hingga saat ini.

"Saya sudah berusaha menghubungi pihak Tiket.com, tetapi sampai sekarang belum ada solusi yang konkret. Penanganannya sangat lambat, padahal saya butuh kepastian dan penyelesaian secepatnya," kata Andriansyah.

Dugaan fiktifnya agen penginapan tersebut kian kuat, setelah dikonfirmasi oleh pengurus agen penginapan lain di area yang sama. Salah seorang pengurus agen Oliv Room yang beroperasi di Apartemen Center Point, membenarkan bahwa tidak ada agen bernama Aurora Room di lingkungan apartemen tersebut.

Kejanggalan ini membuat Andriansyah, meragukan kredibilitas dan keamanan proses verifikasi mitra, yang diterapkan oleh platform pemesanan online berskala nasional tersebut.

Ia mendesak manajemen Tiket.com, untuk tidak hanya menyelesaikan kasus yang menimpanya, melainkan melakukan pembenahan total pada sistem filterisasi penginapan.

"Saya berharap Tiket.com segera mengevaluasi sistem internal mereka, terutama mengenai validasi dan verifikasi titik agen penginapan. Jangan sampai ada room yang tidak jelas keberadaannya tetapi bisa lolos dan dipesan konsumen," tegas Andriansyah.

Menurutnya, konsumen berhak mendapatkan kepastian atas ketersediaan serta keabsahan unit penginapan yang terpampang di aplikasi. Ia berharap persoalan ini segera dituntaskan agar tidak ada pengguna lain, yang bernasib serupa. (Pandu)

Share:
Komentar

Berita Terkini