Camat Coblong yang Dimarahi KDM Ternyata Punya Rekam Jejak Keren, Ini Profilnya

Redaktur author photo
Camat Coblong Ratnarahayu Pitriyati

inijabar.com, Kota Bandung – Nama Ratnarahayu Pitriyati, SSTP., M.Si. mendadak menjadi perhatian publik setelah mendapat teguran langsung dari Gubernur Jawa Barat  saat kegiatan penertiban bangunan liar di wilayah Kecamatan Coblong, Kota Bandung pada Senin (3/8/2026)

Momen tersebut menyita perhatian masyarakat dan ramai diperbincangkan di media sosial. Di balik sorotan itu, Ratnarahayu bukanlah sosok baru di lingkungan Pemerintah Kota Bandung. Ia merupakan birokrat yang telah berkarier sejak lulus dari Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) dan memiliki pengalaman di bidang pemerintahan maupun kebudayaan.

Ratnarahayu resmi menjabat sebagai Camat Coblong pada April 2026 melalui rotasi jabatan di lingkungan Pemerintah Kota Bandung. Amanah tersebut menambah daftar panjang pengalamannya dalam birokrasi pemerintahan.

Perempuan kelahiran Bandung, 14 Juli 1983 ini merupakan lulusan STPDN angkatan 2005 dan melanjutkan pendidikan Magister Administrasi Pemerintahan di IPDN. Bekal akademik tersebut mengantarkannya meniti karier dari tingkat kelurahan hingga memimpin salah satu kecamatan strategis di Kota Bandung.

Sebelum menjadi camat, Ratnarahayu pernah menjabat sebagai Sekretaris Lurah Cisaranten Kidul. Namanya mulai dikenal luas ketika dipercaya menjadi Lurah Sadang Serang, Kecamatan Coblong.

Saat memimpin Kelurahan Sadang Serang, ia dikenal membawa sejumlah inovasi pelayanan publik. Salah satunya adalah penerapan konsep pelayanan administrasi berbasis digital atau e-Kelurahan untuk mempercepat layanan kepada masyarakat. Inovasi tersebut sempat menjadi perhatian karena dinilai mampu meningkatkan kualitas pelayanan di tingkat kelurahan.

Kariernya kemudian berlanjut di lingkungan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung. Ia pernah mengemban tugas sebagai Kepala Bidang Produk Budaya dan Kesenian, serta menjadi Pelaksana Tugas Kepala Bidang Pengkajian Kebudayaan. Dalam posisi tersebut, Ratnarahayu terlibat dalam berbagai agenda pelestarian budaya dan penyelenggaraan kegiatan pariwisata di Kota Bandung.

Kini, sebagai Camat Coblong, Ratnarahayu kembali menjadi sorotan setelah mendapat teguran dari Gubernur Dedi Mulyadi saat penertiban bangunan liar. Peristiwa tersebut menjadi perhatian publik sekaligus mengingatkan besarnya tantangan yang dihadapi kepala wilayah dalam mengawasi tata ruang, ketertiban umum, serta penegakan aturan di kawasan perkotaan.

Terlepas dari sorotan yang muncul, perjalanan karier Ratnarahayu menunjukkan rekam jejak panjang sebagai aparatur sipil negara yang telah mengemban berbagai jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kota Bandung. Ke depan, publik akan menantikan langkah dan kebijakan yang diambilnya dalam menata wilayah Kecamatan Coblong pasca-penertiban bangunan liar yang menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Barat.(novi)

Share:
Komentar

Berita Terkini