|
Menu Close Menu

Lagi Pleno Rekapitulasi Suara di Kecamatan Dua Kubu Pendukung Caleg Ini Baku Pukul

Rabu, 01 Mei 2019 | 08.42 WIB
Dua kubu pendukung caleg dari Gerindra baku pukul saat Pleni rekapitulasi di Pabayuran.
inijabar.com, Kabupaten Bekasi - Usai rapat pleno rekapitulasi data hasil Pemilu 2019 di Kecamatan Pebayuran. Pendukung dua Caleg Gerindra untuk dapil V

Pendukung Caleg  nomor urut 1, Husni Thamrin  melawan pendukung Caleg nomor urut 2, Heriyanto.

Satu orang pendukung  Husni Thamrin terluka pada bagian kepala.

Kapolsek Pebayuran, AKP Asep Romli menuturkan, peristiwa itu bermula saat petugas PPK  tengah merekap suara pada tingkatan DPRD Kabupaten Bekasi, Tiba-tiba datang rombongan pendukung Heriyanto yang memprotes karena data tidak sesuai dengan data yang dimiliki internalnya.

“Jadi, mereka datang ke PPK Kecamatan untuk memprotes karena ada selisih suara yang terjadi tidak sesuai dengan data yang dimiliki pihak internalnya. Hal itulah mereka menilai ada dugaan kecurangan,” kata Asep, kemarin (30/4/2019).

Karena tidak terima, sambung Asep, Caleg yang masih aktif duduk dibangku DPRD Kabupaten Bekasi itu turun dari mobil dengan membawa rekan-rekannya, sehinga sempat terjadi keributan dilokasi.

Satu korban terluka di kepala dari kubu pendukung Caleg Husni Thamrin.

“Secara penghitungan kan sudah ada PPK dan Bawaslu jadi biarkan proses hukum yang berlaku jangan sampai main hakim sendiri apa lagi masih satu Partai, karena masalah menang dan kalah itu hal yang biasa,” jelasnya.

Asep pun mensarankan, jika ditemukan adanya dugaan kecurangan segera laporkan ke Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu). Jangan main adu fisik, karena negara kita adalah negara hukum yang pastinya akan merugikan banyak pihak jika terjadi sesuatu yang sama-sama kita tidak inginkan.

“Kalau memang merasa dicurangi dan ada buktinya silahkan tempuh jalurnya kan ada Bawaslu untuk itu bukan dengan cara-cara adu pisik karena itu akan jadi lain persoalannya,”sarannya.

Asep pun meminta kejadian ini tidak melebar kemana-mana berpikirlah yang jernih dengan hati yang bersih jangan sampai pesta demokrasi ini tercederai dengan hal-hal yang kurang baik percayakan kepada petigas Pemilu jika ada dugaan kecurangan silahkan laporkan sesuai dengan aturan hukum.

“Kita harus menjaga persatuan dan kesatuan ditengah masyarakat Pebayuran jangan sampi terprovokasi pendapat dengan jumlah, jika ada kecurangan silahkan laporkan ke Bawaslu yang berhak menanganinya, bukan dengan cara kekerasan,” pungkas Asep.(mam)
Bagikan:

Komentar

<---PASNG IKLAN--->
<---PASANG IKLAN--->