![]() |
| Gerakan Pangan Murah di Bekasi Utara |
inijbaar.com, Kota Bekasi - Harga bahan pokok yang merangkak naik mendorong Pemerintah Kota Bekasi, menggelar Gerakan Pangan Murah untuk meringankan beban warga dan perdana digelar di halaman Kantor Kecamatan Bekasi Utara, Kamis (12/2/2026).
Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Kota Bekasi, Karto, mengatakan kegiatan ini sengaja dihadirkan untuk meredam gejolak harga kebutuhan pokok, yang belakangan meningkat di pasar tradisional.
"Ini membantu masyarakat ketika harga kebutuhan pokok sudah tinggi. Kami bersama stakeholder dan pengusaha menghadirkan gebyar pangan murah," kata Karto di lokasi kegiatan.
Dalam program tersebut, sejumlah komoditas dijual di bawah harga pasaran dengan rata-rata penurunan sekitar 30 persen. Minyak goreng yang di pasar berkisar Rp 17.000–Rp 18.000 per liter dijual sekitar Rp 15.000.
Sementara daging sapi yang biasanya berada di rentang Rp 130.000–Rp 140.000 per kilogram ditawarkan mulai Rp 85.000 hingga Rp 100.000 per kilogram.
Karto menjelaskan, kegiatan ini bukan program sekali jalan. Pemerintah Kota Bekasi menargetkan gerakan serupa digelar berkala, sepanjang tahun dengan frekuensi sekitar 13 kali.
"Ini baru titik pertama, nanti akan berpindah ke beberapa lokasi agar masyarakat di berbagai wilayah bisa merasakan," ujarnya.
Ia menambahkan, pemilihan lokasi tidak didasarkan pada pertimbangan khusus, melainkan pendekatan langsung ke masyarakat yang membutuhkan.
"Kami ingin mendekati masyarakat. Yang butuh beras, minyak, maupun daging bisa datang langsung," pungkasnya.
Program tersebut melibatkan sejumlah pihak, termasuk Perum Bulog, pelaku usaha UMKM, serta distributor pangan. Kegiatan dibuka sejak pagi hari dan berlangsung hingga sekitar pukul 13.00 WIB, atau sampai stok komoditas habis. (Pandu)




