![]() |
| Gubernur Jabar Kang Dedi Mulyadi (KDM) didampingi Sekda Jabar Herman Suryatman saat berada di Bandung Zoo. |
inijabar.com, Kota Bandung – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengambil langkah cepat menyikapi kondisi Bandung Zoo setelah kabar kematian dua anak harimau benggala.
Dedi menyatakan keprihatinannya atas insiden tersebut dan menegaskan tidak ingin ada lagi satwa yang menjadi korban akibat keterbatasan pakan maupun pengelolaan.
"Ini masalah (kebun binatang Kota Bandung) nya sudah 90 persen. Masalah pengelolaan bukan masalah kepemilikan,"ujar KDM dalam kanal tik tok @Kang Dedi Mulyadi. Selasa (31/3/2026)
Pertama, kata dia, gaji pegawai nya ditanggung oleh Pemkot Bandung dengan terdaftar sebagai tenaga kerja Pemkot Bandung.
"Mulai gajian tanggal 25 April. Kemudian gaji yang kebelakang yang tidak terbayarkan secara bertahap akan ditangani oleh Pemprov Jabar. Mulai Jumat (lusa) akab dibayarkan gaji yang tak terbayarkan,"tutur KDM.
Untuk hewan di Bandung Zoo pakan nya sudah cukup. KDM berjanji hewan-hewan itu akan diberikan nutrisi dari Bank Jabar Peduli termasuk dokter hewannya akan dapat penghasilan tambahan dari Pemprov Jabar.
"Karena mereka kan tidak gajian juga dua bulan ke belakang,"kata KDM.
Langkah ini diambil sebagai upaya menjaga keberlangsungan operasional kebun binatang sekaligus memulihkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan Bandung Zoo.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap manajemen kebun binatang guna mencegah kejadian serupa terulang.
Dengan intervensi tersebut, diharapkan kondisi satwa dan kesejahteraan pegawai di Bandung Zoo dapat segera membaik.(*)




