![]() |
| Ketua Umum Apindo Shinta Kamdani |
inijabar.com, Jakarta- Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia, Shinta Kamdani, menilai kebijakan Work From Home (WFH) bagi sektor swasta sebaiknya tidak diterapkan secara kaku.
Ia menegaskan, kebijakan tersebut perlu ditempatkan sebagai imbauan yang selektif dan terukur.
Menurut Shinta, dunia usaha membutuhkan ruang adaptasi dalam menerapkan WFH, dengan mempertimbangkan kebutuhan operasional masing-masing perusahaan.
“Kebijakan ini sebaiknya ditempatkan sebagai imbauan yang selektif dan terukur, dengan ruang adaptasi di tingkat perusahaan sesuai kebutuhan operasional masing-masing,” ujarnya. Rabu (1/4/2026)
Shinta juga mengingatkan, implementasi kebijakan WFH harus dipastikan tidak menimbulkan disrupsi, terutama terhadap rantai pasok, distribusi barang, serta pelayanan kepada masyarakat.
“Implementasi kebijakan harus memastikan tidak menimbulkan disrupsi terhadap rantai pasok, distribusi barang, maupun pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.
Apindo menilai keseimbangan antara kepentingan kesehatan, efisiensi energi, dan keberlangsungan dunia usaha menjadi kunci agar kebijakan WFH tetap efektif tanpa mengganggu aktivitas ekonomi.(*)




