Jumlah Korban SPBE Cimuning Bertambah Lagi Jadi 20 Orang, Ini Datanya

Redaktur author photo
Kondisi salah satu rumah di RW.003 usai tragedi kebakaran SPBE Cimuning.

inijabar.com, Kota Bekasi - Jumlah korban luka akibat ledakan hebat di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning, Mustikajaya, Kota Bekasi, dilaporkan bertambah sebanyak 20 orang, dan harus menjalani perawatan intensif di sejumlah rumah sakit akibat menderita luka bakar serius.

Insiden yang dipicu oleh kebocoran gas saat proses pengisian tabung itu berdampak luas, tidak hanya bagi pekerja tetapi juga warga yang bermukim di sekitar lokasi kejadian.

Camat Mustikajaya, Maka Nachrowi, mengonfirmasi adanya penambahan jumlah korban tersebut. Ia menyebutkan, bahwa rata-rata korban mengalami luka bakar di atas 50 persen, sehingga memerlukan penanganan medis yang cepat dan komprehensif.

"Betul terdapat penambahan jumlah korban. Seluruh korban sudah dilarikan ke beberapa rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif," ujar Maka saat memberikan keterangan, Jumat (3/4/2026).

Merespons kondisi tersebut, Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Alimudin, mendesak pihak rumah sakit dan Dinas Kesehatan, untuk memberikan prioritas utama pada percepatan pemulihan kesehatan para korban.

"Jumlah korban sebanyak 20 orang, terdiri dari 4 pegawai SPBE dan 16 warga sekitar. Fokus kita saat ini adalah memastikan mereka mendapatkan penanganan terbaik tanpa terkendala administrasi," kata Alimudin.

Selain fokus pada kesehatan, DPRD Kota Bekasi juga menyoroti aspek regulasi dan keamanan kerja di SPBE yang telah beroperasi sejak 2009 tersebut. Politisi PKS itu menegaskan, pihaknya akan segera memanggil Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) untuk melakukan audit menyeluruh.

"Dalam waktu dekat kami akan memanggil Disnaker untuk pembahasan dan evaluasi atas peristiwa kebakaran ini. Harus ada kejelasan mengenai standar operasional prosedur di lokasi," tegasnya.

Berdasarkan data dari Kecamatan Mustikajaya, berikut adalah identitas korban yang sedang menjalani perawatan:

Pegawai SPBE (PT Indogas Andalan Kita):

[cut]

Kondisi salah satu rumah di RW.003 usai tragedi kebakaran SPBE Cimuning.

1. Djaimun (RS Primaya Timur - Rawat Inap)

2. Suyadi (RS Primaya Timur - Rawat Inap)

3. Saju Varghese (RS Permata Bekasi - Rawat Jalan)

4. Arfian (RS Permata Bekasi - Rawat Jalan)

Warga Terdampak:

1. Darmadi (RSUD Chasbullah)

2. Winarmo (RSUD Chasbullah)

3. Sapta (RSUD Chasbullah)

4. Yakub Mahmud (RS Satria Medika)

5. Agustinus Wijaya (RS Satria Medika)

6. Kosasih (RS Satria Medika)

7. Dede Arya Andika (RS Satria Medika)

8. Dimas Prayoga (RS Karya Medika/Kartika Husada)

9. Samsul (RS Karya Medika/Kartika Husada)

10. Dimas (RS Citra Arafiq)

11. Fajar (RS Citra Arafiq)

12. Sapta Pritanto (RS Citra Arafiq)

13. Aliya (Klinik Asyifa)

14. Widarsih (Klinik Asyifa)

15. Aulia (RSUD Cibitung)

16. Samsul (RS Permata Bekasi)

Hingga saat ini, pihak legislatif maupun pemerintah daerah terus memantau perkembangan kondisi kesehatan para korban di masing-masing rumah sakit, guna memastikan bantuan dan layanan medis berjalan optimal. (Pandu)

Share:
Komentar

Berita Terkini