Meski Kesal dengan Kepsek, KDM Kasih Rp20 Juta Buat Perbaiki Atap SMAN 2 Subang Yang Bocor

Redaktur author photo
Gubernur Jabar Kang Dedi Mulyadi saat sidak di SMAN 2 Subang didampingi Kepsek.

inijabar.com, Subang - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegur kepala sekolah SMAN 2 Subang Edi Sugandi saat mendapati kondisi atap bangunan yang bocor dan dibiarkan tanpa perbaikan.

Insiden itu terjadi saat sidak ke sekolah tersebut yang diunggah di kanal youtube Kang Dedi Mulyadi. 

KDM mempertanyakan alasan kerusakan atap yang tak kunjung diperbaiki. Kepala sekolah menjawab bahwa pihaknya telah beberapa kali mengajukan permohonan rehabilitasi ke Dinas Pendidikan Jawa Barat.

Mendengar jawaban tersebut, KDM menilai perbaikan tidak harus menunggu anggaran pemerintah. Ia juga menyoroti nada bicara kepala sekolah yang dianggap tidak tepat.

“Ini kenapa bocor?” tanya KDM.

“Sudah minta rehab beberapa tahun,” jawab kepala sekolah.

KDM kemudian menegur, “Bapak kalau giliran kalimat minta kenceng. Saya cukup nanya aja. Bapak nadanya tinggi terus sama saya. Bapak tidak suka sama saya?”

Kepala sekolah membantah dan menyatakan tidak ada masalah. Namun KDM kembali mempertanyakan sikap tersebut sebelum menegaskan bahwa perbaikan sederhana bisa dilakukan tanpa menunggu APBD.

“Cukup sederhana. Iya pak bocor, rehab belum turun. Saya tidak usah nunggu APBD, pasti saya bantu,” tegasnya.

KDM menilai kebocoran atap seharusnya bisa segera ditangani sebagai bentuk tanggung jawab pengelolaan sekolah, tanpa harus menunggu program rehabilitasi besar dari pemerintah.

Sebagai solusi cepat, KDM langsung memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp20 juta untuk memperbaiki atap yang rusak.

“Nih saya titip Rp20 juta untuk rehab atap ya,” ucapnya sebelum meninggalkan lokasi.

KDM juga mempertanyakan sekolah kebersihan sekolah yang dinilainya sangat kotor dan menuding Kepsek tidak peka dan tidak punya inisiatif dalam mengelola sekolah.(*)

Share:
Komentar

Berita Terkini