Dipindah ke Rooftop, Pedagang Pasar Baru Bekasi Teriak Begini di Depan Ketua DPRD

Redaktur author photo
Salah satu pedagang di rooftop Pasar Baru Bekasi mengangkat kedua tangan sambil berteriak "masih kuat ga?" di hadapan Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Efendi

inijabar.com, Kota Bekasi- Relokasi pedagang sayur mayur ke area rooftop Pasar Baru Bekasi ternyata menyisakan persoalan baru. Sejumlah pedagang mengaku omzet mereka anjlok drastis setelah tidak lagi berjualan di badan Jalan Ir. H. Juanda, depan Pasar Baru Bekasi.

Keluhan itu disampaikan langsung di hadapan Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Efendi dan Sekretaris Komisi II DPRD Kota Bekasi Evi Magriningsianti saat meninjau lokasi, Senin (27/7/2026) pagi.

Suasana sempat memanas ketika seorang pedagang berteriak kepada rekan-rekannya.

"Masih kuat enggak (dagang di rooftop)?"

Teriakan itu langsung disambut pedagang lain.

"Kagaaa."

Mendengar teriakan tersebut, Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Efendi menghampiri para pedagang dan meminta mereka tetap tenang.

"Jangan teriak-teriak, tenang aja," ujar Sardi.

Namun para pedagang tetap berusaha menyampaikan kondisi yang mereka alami sejak direlokasi ke rooftop.

Salah seorang pedagang perempuan mengaku penghasilannya merosot sangat tajam.

"Saya biasanya dagang di jalan dari malam bisa dapat Rp500 ribu. Ini dari semalam baru dapat Rp40 ribu," keluhnya.

Pedagang lainnya juga menyampaikan hal serupa.

"Dagang sepi, Pak," teriak seorang pedagang.

Keluhan tersebut menggambarkan beratnya kondisi ekonomi yang kini dihadapi para pedagang sayur mayur setelah dipindahkan ke lantai atas Pasar Baru Bekasi. Mereka berharap pemerintah tidak hanya fokus pada penataan kawasan, tetapi juga memastikan lokasi relokasi tetap ramai pembeli sehingga mata pencaharian pedagang tidak hilang.

Seperti diketahui, Pemerintah Kota Bekasi merelokasi para pedagang yang selama bertahun-tahun berjualan di badan jalan depan Pasar Baru Bekasi. Penertiban dilakukan karena aktivitas perdagangan yang berlangsung sejak tengah malam hingga pagi hari dinilai memicu kemacetan, kesemrawutan, dan mengganggu ketertiban lalu lintas.

Kini para pedagang telah dipindahkan ke area rooftop Pasar Baru Bekasi. Namun, sepinya pengunjung membuat banyak pedagang mempertanyakan efektivitas kebijakan tersebut dan berharap ada solusi agar aktivitas ekonomi di lokasi baru kembali menggeliat.(*)

Share:
Komentar

Berita Terkini