![]() |
| Dirut PDAM Tirta Patriot bersama PT Wangneng Bekasi Environment saat menunjukkan surat kerjasama. |
inijabar.com, Kota Bekasi - Kebutuhan pasokan air bersih sebagai dasar pendukung sistem pembangkit energi di fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Bantargebang, dipastikan terpenuhi secara berkesinambungan.
Jaminan infrastruktur vital tersebut ditandai melalui penandatanganan kesepakatan kerja sama strategis antara Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Patriot dengan pengelola PSEL, PT Wangneng Bekasi Environment Nusantara, Senin (27/7/2026).
Langkah sinergis ini diambil untuk memastikan proses waste-to-energy berjalan optimal, tanpa terkendala krisis pasokan air baku industri.
Direktur Utama Perumda Tirta Patriot, Ali Imam Faryadi, menegaskan bahwa keterlibatan BUMD air minum Kota Bekasi dalam proyek ini merupakan wujud nyata dukungan daerah, terhadap agenda pengelolaan sampah terpadu yang ramah lingkungan.
"Kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen Perumda Tirta Patriot dalam mendukung kebutuhan air bersih bagi kegiatan strategis di Kota Bekasi. Kami berharap sinergi dengan PT Wangneng dapat berjalan baik dan memberikan manfaat bagi keberlangsungan operasional PSEL," ujar Ali di lokasi acara.
Dokumen kerja sama tersebut ditandatangani langsung oleh Ali Imam Faryadi, bersama Head of Engineering PT Wangneng Bekasi Environment Nusantara, Liu Yuan.
Dalam skema kerja sama ini, Perumda Tirta Patriot berkomitmen menjaga kendala teknis dan kontinuitas distribusi air bersih ke kawasan PSEL Bantargebang.
"Kami .emastikan bahwa pengalokasian air bersih untuk proyek pengolahan sampah ini, tidak akan mengganggu jaringan suplai reguler bagi pelanggan rumah tangga di wilayah sekitarnya," jelas Ali.
Sebagai informasi, PT Wangneng Bekasi Environment Nusantara merupakan operator utama terpilih yang mengelola fasilitas PSEL di kawasan Bantargebang.
Dukungan infrastruktur air bersih dari BUMD ini, diharapkan mampu mempercepat operasional penuh PSEL, sebagai salah satu percontohan teknologi pengolahan sampah modern berkonsep keberlanjutan lingkungan di Indonesia. (Pandu)



