![]() |
| Penampilan d'Masiv di puncak perayaan Milad ke-41 Yayasan Waqaf Al-Muhajirien Jakapermai. |
inijabar.com, Kota Bekasi - Puncak perayaan Hari Ulang Tahun (Milad) ke-41 Yayasan Waqaf Al-Muhajirien Jakapermai, berlangsung meriah dengan konsep pesta rakyat dan hiburan musik, di Gelar Waroeng Grand Wisata Bekasi, Sabtu (15/8/2026) malam.
Terpantau, acara puncak ini menghadirkan grup musik papan atas d’Masiv, serta pertunjukan kreativitas dari siswa SMP Islam Al Azhar 44 dan SMA Islam Al Azhar 18 Grand Wisata.
Mengusung tema 'Kokoh dalam Amanah, Maju dalam Inovasi, Unggul dalam Pelayanan', perayaan tahun ini sengaja digelar pada malam hari untuk pertama kalinya, guna mempererat silaturahmi bersama warga perumahan sekitar dan masyarakat umum.
Ketua Yayasan Waqaf Al-Muhajirien Jakapermai, H. M. Syafiudin, menegaskan bahwa usia 41 tahun bukan sekadar perayaan angka, melainkan momentum untuk terus memperluas kebermanfaatan bagi umat dan masyarakat.
"Bagi kami ulang tahun ini bukan hanya sekadar angka, tetapi apa yang bisa kita berikan untuk bermanfaat buat umat," ujar Syafiudin di sela-sela berlangsungnya acara.
Syafiudin menyampaikan, bahwa sebelum menggelar pesta rakyat malam ini, pihak yayasan telah melaksanakan serangkaian kegiatan sosial. Agenda sosial tersebut meliputi aksi donor darah, khitanan massal, hingga operasi katarak gratis bagi warga yang membutuhkan.
"Kami terus melakukan kegiatan sosial yang meningkat dari tahun ke tahun. Salah satu yang sangat menyita perhatian adalah operasi katarak, karena prosesnya panjang mulai dari screening, tindakan operasi, hingga penanganan pascaoperasi untuk memastikan keberhasilannya," jelas Syafiudin.
Pemilihan Kampus Al Azhar Grand Wisata sebagai pusat lokasi puncak Milad ke-41, bertujuan untuk lebih mendekatkan keberadaan kampus tersebut kepada publik, khususnya warga Grand Wisata dan sekitarnya. Sekolah yang kini menginjak usia 10 tahun tersebut, menginduk pada tata kelola pendidikan Al Azhar di Kemang Pratama dan Jakapermai.
Syafiudin membeberkan bahwa dalam menghadapi tantangan zaman, pihak yayasan meluncurkan program unggulan berwawasan internasional bernama AGILE (Al-Muhajirien Global Initiative Leadership Excellence).
"Di dalam dunia pendidikan kita tidak bisa stagnan. Apa yang diinginkan anak-anak zaman sekarang sangat berbeda," tutur Syafiudin.
Melalui program AGILE, siswa dilatih berkomunikasi aktif menggunakan bahasa Inggris, serta diajak memahami isu-isu global. Langkah ini disiapkan, agar para lulusan mampu berkontribusi nyata bagi bangsa dan dunia internasional.
"Salah satu fokusnya adalah diajak terus belajar berkomunikasi, terutama dalam bahasa Inggris, agar tahu tentang keadaan dunia global. Kami menyiapkan anak-anak kami agar siap memberikan kemajuan bagi bangsa, negara, dan dunia," katanya.
Syafiudin menyatakan, kualitas pendidikan di Kampus Al Azhar Grand Wisata tercermin dari deretan prestasi yang diraih siswanya. Di tingkat SMP, para murid mengukir prestasi nasional hingga internasional, seperti medali dalam ajang Garuda Sains Indonesia, Asian Students Exchange Program (ASEP) di Taiwan, serta menjadi tuan rumah seleksi OSN tingkat Provinsi.
Sementara di tingkat SMA, para lulusannya mampu menembus universitas luar negeri seperti Universitas Malaya dan 9 perguruan tinggi luar negeri lainnya, serta mencatatkan 53 persen kelulusan ke PTN.
Tak hanya berfokus pada siswa dan orang tua murid, perayaan ini juga dirancang untuk menggerakkan roda ekonomi lokal, dengan melibatkan ratusan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menjadi bagian dari ekosistem sekolah.
"Kami pengin semua UMKM yang ada di dalam ekosistem pendidikan kami, ada ratusan UMKM termasuk yang ada di kantin-kantin sekolah, kami ajak ke sini untuk memberikan pelayanan kuliner kepada para tamu," ungkap Syafiudin.
Selain itu, Yayasan Waqaf Al-Muhajirien Jakapermai juga memberikan beasiswa pendidikan kepada siswa kurang mampu, serta beasiswa studi lanjut tingkat S2 bagi para guru.
Puncak perayaan yang dipadati ribuan pengunjung ini, ditutup dengan suguhan hiburan gratis sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat luas, sekaligus menegaskan komitmennya untuk terus mengabdi, berinovasi dalam pendidikan Islam, serta menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia. (Pandu)



