|
Menu Close Menu

Tim Pencari Fakta Kasus Novel Baswedan Periksa Komjen M. Iriawan

Kamis, 11 Juli 2019 | 08.19 WIB
Mantan Kapolda Metro Jaya, Komjen M Iriawan
inijabar.com, Jakarta -Mantan  Kapolda  Metro Jaya  yang juga pernah menjabat  Kapolda Jabar, Komisaris Jenderal  Mochammad Iriawan di periksa Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kasus Novel Baswedan. Anggota Tim Gabungan Pencari Fakta ( TGPF) Kasus Novel Baswedan, Hendardi, menyatakan, Komisaris Jenderal Mochammad Iriawan atau yang populer dengan nama Iwan Bule ini pernah beberapa kali ketemu dengan Novel Baswedan.

"Pak Mochammad Iriawan ya yang kita periksa. Sebab, Pak Mochammad Iriawan saat beliau menjadi  Kapolda  Jabar  dan Kapolda Metro Jaya beberapa kali bertemu dengan Novel Baswedan. Tentu akan kami dalami dan periksa hubungannya apa, dalam rangka apa, dan sebagainya," ujar Hendardi,seperti dilansir Kompas.com, Rabu (10/7/2019).


Ditambahkan dia, Hendardi, selain Mochammad Iriawan, tidak ada lagi perwira Polri berpangkat Jenderal bintang tiga yang diperiksa TGPF. Kapasitas  Mochamad  Iriawan saat diperiksa pun berstatus sebagai saksi.

"Kapasitasnya saksi. Yang  bintang  tiga  Pak Mochamad Iriawan saja, siapa lagi  bintang tiga, saya kira enggak ada lagi selain Pak Mochamad Iriawan," ujar dia.

Seperti diketahui, Mochammad Iriawan pernah memperingatkan  Novel Baswedan  bahwa ia akan mendapat teror. Kendati demikian, menurut dia, pemeriksaan  Mochammad Iriawan bukan berarti  TGPF  mencurigainya sebagai pelaku penyerangan  Novel Baswedan.

"Bukan dalam rangka kita duga, bukan, tetapi kan waktu itu dia sebagai Kapolda mendatangi  Novel Baswedan dan sebelum kejadian juga pernah bertemu. Itu yang kami gali," ujar Hendardi.

"Kami enggak bisa menuduh orang atau menyangkakan maupun menilai orang kalau tidak ada bukti. Makannya kami gali apakah ada petunjuk dari Pak Mochammad Iriawan," kata dia lagi.

Mochamad Iriawan atau yang lebih akrab disapa Iwan Bule merupakan lulusan Akpol tahun 1984. Selama karier kepolisian,  Mochamad  Iriawan lebih banyak bertugas dalam bidang reserse kriminal. 

Sebelumnya, Mochamad Iriawan pernah menjabat sebagai Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri. Kasus terkenal yang pernah ditanganinya yaitu pembunuhan kontroversial Nasrudin Zulkarnaen oleh tersangka Ketua KPK Antashari Azhar, saat Mochamad Iriawan masih menjabat Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya berpangkat Komisaris Besar Polisi tahun 2008.(*)
Bagikan:

Komentar

<---PASNG IKLAN--->
<---PASANG IKLAN--->