|
Menu Close Menu

Ketua RWP Bantar Gebang Sebut Revitalisasi Merupakan Kebutuhan Pedagang

Selasa, 07 Januari 2020 | 19.09 WIB
Ketua RWP Bantar Gebang, H.Bastian
inijabar.com, Kota Bekasi- Adanya tudingan dari Persatuan Pedagang Pasar Bantar Gebang (P3B) yang menyatakan bahwa Rukun Warga Pasar (RWP) Bantar Gebang telah berpihak ke Pengembang dan tidak memperjuangkan aspirasi pedagang termasuk soal harga kios/los yang dinilai masih mahal.

Ketua RWP, Bastian mengungkapkan, persoalan revitalisasi ringan Pasar Bantargebang sudah melalui prosedur dan sosialisasi ke pedagang melalui Kelompok Usaha Sejenis (KUS) masing-masing. Menurutnya ada beberapa hal yang membuat pedagang setuju kalau Pasar Bantargebang di revitalisasi.

"Kondisi banyaknya perusahaan di sekitar Bantar Gebang yang sudah tutup. Dan kondisi pasar yang tidak memenuhi rasa nyaman dan becek. Parkiran susah dan pastinya warga perumahan menengah ke atas akan tidak mau belanja ke pasar kalau kondisinya kotor dan becek termasuk drainase yang harus direnovasi,"ucapnya pada media. Selasa (7/1/2020).

Kondisi pasar tersebut, kata dia, akan menurunkan minat pembeli untuk belanja di Pasar Bantar Gebang. Kalau pembeli menurun akan berpengaruh pada omset pedagang. 

"Kalau pembeli menurun kan yang rugi pedagang juga. Nah soal harga kios/los kami juga sudah memperjuangkan keringanan pembayaran dan sudah disetujui pengelola bahkan DP 5 persen itu cukup rasional. Selain itu kamk juga minta kompensasi yang ke pengelola seperti genset untuk antisipasi mati lampu, lalu saluran air agar tidak becek. Dan itu sudah disepakati. Proses itu panjang sudah setahun lebih kita lakukan,"ucap Bastian. 

Senada dikatakan H.Abu Salim juru bicara RWP Pasar Bantar Gebang. Menurut pedagang yang cukup senior di Pasar Bantar Gebang ini, revitalisasi merupakan harus dilaksanakan selain sudah di programkan Pemkot Bekasi. Juga untuk kebaikan pedagang Pasar Bantar Gebang.

"Kita lihat juga di sekitar pasar sudah banyak berdiri minimarket. Dan di perumahan Vida juga akan dibangun pasar tradisional yang pastinya akan mengurangi minat pembeli ke Pasar Bantar Gebang. Kalau kondisi pasar masih jorok seperti sekarang dan susah parkir yah akan berkurang juga pembeli,"ungkapnya. Soal klaim pihak P3B bahwa mereka didukung lebih dari 300 pedagang.

H.Abu menegaskan, jumlah pedagang di Pasar Bantar Gebang berjumlah 1673 pedagang. Dan hampir 80 persen sudah mendaftarkan dirinya.

"Kan pedagang di Pasar Bantar Gebang ada 1673 orang. Dan kalau mereka (P3B) mengklaim ada 300 pedagang dibelakang mereka mana buktinya bisa di cek itu pedagang existing atau bukan. Buktinya itu ada lebih dari 80 persen yang sudah bayar DP dan sebagian lagi sudah mendaftarkan ke pengelola,"tandasnya.

Selain itu dirinya juga berharap Anggota DPRD Koga Bekasi mau mendengarkan aspirasi RWP sehingga ada informasi yang berimbang soal kondisi di Pasar Bantar Gebang.

"Anggota dewan juga harus mendengar suara kami agar informasinya tidak sepihak,"pungkasnya.(mam)
Bagikan:

Komentar