|
Menu Close Menu

Wali Kota Janji Tak Akan Batasi Isi Materi Khotbah Jumat

Sabtu, 25 Januari 2020 | 10.31 WIB

inijabar.com, Kota Bandung- Terkait wacana Kementerian Agama Kota Bandung yang akan membatasi materi khutbah Jumat di masjid dalam upaya mencegah masuknya paham radikalisme mendapat reaksi dari Wali Kota Bandung Oded M. Danial.

Pihaknya tidak akan membatasi isi khotbah para pemuka agama. Sebab, kata Oded, pemuka agama baik islam atau pun agama lainnya memiliki hak untuk menyampaikan kebenaran yang diyakininya.

”Jadi sebenarnya bukan pembatasan. Saya hanya ingin menitipkan program-program Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung kepada para ulama dan pemuka agama lainnya,” ujarnya.

Oded mengungkapkan, sejauh ini para ulama dan pemuka agama dipilih karena mereka memiliki kemampuan tentang agama, sehingga mereka sangat berpengaruh di masyarakat. Para pemuka agama ini, lanjutnya, bisa ikut menyampaikan terkait program pemerintah.

"Agar masyarakay semakin paham tentang program yang tengah dan akan dilaksanakan Pemkot Bandung. Rencananya, para ulama dan pemuka agama lainnya akan kami ajak untuk mensosialisasikan tentang Kang Pisman, Biopori, atau masalah ekonomi. Ini agar lebih efektif sampai ke masyarakat,”tandasnya. 

Pemkot Bandung berencana membuat silabus tentang program-program Pemkot Bandung yang melibatkan dinas terkait, Kementerian Agama, Majelis Ulama Indonesia, dan stakeholder lainnya.

"Nantinya, silabus tersebut menjadi panduan bagi para ulama saat berkhotbah. Ini tidak hanya untuk ulama saja, tetapi juga untuk pemuka agama lainnya. Ini juga hanya panduan. Penyampaiannya terserah kepada para ulama,” tuturnya.(*)
Bagikan:

Komentar

<---PASANG IKLAN--->