|
Menu Close Menu

Puspa Yani; PSBB di Kota Bekasi Berjalan Setengah Hati

Minggu, 26 April 2020 | 21.14 WIB
Suasana ngabuburit warga Kota Bekasi pada sore hari mencari menu tajil masih ramai meski pemberlakuan PSBB sudah 11 hari..
inijabar.com, Kota Bekasi- Pemberlakuan PSBB (pembatasan sosial berskala besar) di Kota Bekasi tidak jauh berbeda dengan sebelum diberlakukanya PSBB. Terlebih memasuki bulan suci ramadhan terutama suasana sore hari di beberapa titik wilayah orang ramai berburu menu buka puasa (ta'jil).

Dan malam harinya masih nampak di beberapa masjid dipenuhi jamaah sholat tarawih meskipun tidak sebanyak seperti di bulan ramadhan tahun lalu.

Kondisi ini disikapi oleh Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Bekasi, Puspa Yani. Menurut dia, masalah PSBB di Kota Bekasi masih setengah hati. Efek dari PSBB pun belum terlihat setelah 11 hari diterapkan di Kota Bekasi. Ini bisa dilihat dari data kasus covid 19 di Kota Bekasi yang sudah lebih 24 yang meninggal positif corona.

"Penerapan PSBB kita lakukan setengah hati. masih seperti biasa saja suasana keramaian di beberapa ruas jalan. Bahkan di beberapa tempat cekpoint d biarkan kosong,"ungkap Puspa. Minggu (26/4/2020).

Kemudian, kata Puspa, kurang penekanan pada tokoh masyarakat agar tidak melaksanakan sholat taraweh berjamaah d mesjid.

"Padahal jika di laksanakan di rumah dan berjamaah bersama dengan keluarga pahalanya sama aja,"ucapnya.

Wanita yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi 3 DPRD Kota Bekasi ini meminta pihak berwenang harus lebih tegas agar plaksanaan PSBB ini berhasil.

"Jika PSBB tidak berhasil harus di tambah perpanjangan yang rugi kita semua,"pungkasnya.(*)
Bagikan:

Komentar