|
Menu Close Menu

Bupati Ciamis Ingatkan Inovasi Koperasi Harus Ditingkatkan

Sabtu, 08 Agustus 2020 | 13.31 WIB


inijabar.com, Ciamis - Diera digitalisasi industri, koperasi harus meningkatkan inovasi dalam pelayanan dan aktivitasnya. Salah satunya dengan beralih ke layanan digital. 


Hal tersebut disampaikan Bupati Ciamis Herdiat Sunarya saat memberikan pada Syukuruan Hari Koperasi ke-73 sekaligus me-launching Plaza Dekopinda dan Aplikasi Belanjamu.id di Aula Dekopinda Kabupaten Ciamis, Sabtu (8/8/2020).


“Jangan kalah dengan perusahaan lainnya, potensi Koperasi yang memiliki berbagai usaha dari anggotanya harus dioptimalkan. Pengurus koperasi beserta anggota dihimbau harus memiliki inovasi untuk merambah wilayah lainnya seperti pelayanan, perdagangan dan perindustrian,” kata Herdiat sapaan akrab Bupati Ciamis Herdiat Sunarya. 


Menurutnya, meskipun saat ini masih dalam masa keprihatinan Covid-19 kegiatan ekonomi harus terus berjalan dengan melakukan inovasi dengan tetap mempedomani protokol kesehatan. 


“Koperasi merupakan salah satu badan usaha sebelum Indonesia merdeka. Tetapi dibentuk dan diundangkan setelah kemerdekaan,” jelas Herdiat.


Herdiat mengajak para Generasi Milenial agar ikut serta mengembangkan potensi koperai agar lebih baik dan terasa manfaatnya. 


“Generasi millenial harus dikenalkan dengan koperasi karena manfaatnya yang sangat terasa bagi pengurus dan anggotanya,” imbuhnya. 


Terkait inovasi digital yang dilakukan oleh Dekopinda Kabupaten Ciamis, Herdiat memberikan apresiasi atas hadirnya aplikasi Belanjaku.id. Koperasi harus adaptif dengan perkembangan zaman agar terus bisa bersaing dengan berbagai perusahaan besar lainnya.


“Sangat bangga koperasi kita sudah memberikan pelayanan online. Kita tidak boleh ketinggalan dalam era digitalisasi, harus adaptif dan inovatif agar tidak tertinggal dengan perusahaan perusahaan yang lebih maju,” ucap Herdiat. 


Dia menambahkan, dalam pelaksanaannya Koperasi harus menumbuhkan kepercayaan para anggotanya. 


“Perkembangan Koperasi di Ciamis ada sekian ratusan koperasi yang jalan dan juga ada yang kolep. Saat dicermati permasalahannya karena ketidak percayaannya terhadap anggota dan pengurus,” tambah Herdiat.(*)


 

Bagikan:

Komentar