|
Menu Close Menu

Ridwan Kamil Minta Cirebon Tingkatkan Rasio Tes PCR Kontak Erat COVID-19

Rabu, 05 Agustus 2020 | 18.51 WIB

inijabar.com, Kota Cirebon- Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jawa Barat (Jabar) selanjutnya ditulis Gugus Tugas Jabar Ridwan Kamil menggelar rapat bersama Gugus Tugas Kabupaten dan Kota Cirebon di Hotel Prima, Kota Cirebon, Rabu (5/8/2020).

Ridwan Kamil meminta agar mereka meningkatkan rasio pengetesan melalui uji usap (swab test) metode Polymerase Chain Reaction (PCR).

“Pengetesan swab terus ditingkatkan untuk mengejar minimal satu persen dari jumlah penduduk,”ujarnya.

Pria yang akrab disapa Kang Emil ini menjelaskan, pengetesan dengan pengujian PCR harus dilakukan kepada minimal 20 orang dari anggota keluarga terdekat atau kontak erat dalam satu kasus terkonfirmasi positif COVID-19.

Hal itu bertujuan agar pembuatan peta sebaran dan penanggulangan virus SARS-CoV-2 penyebab COVID-19 bisa optimal.

“Nah, rasio (pengetesan 20 kontak erat) itu masih belum dilakukan. Dalam satu kasus hanya dua atau tiga (orang) yang dites keluarga terdekatnya, padahal menurut teorinya harus 20 (orang) minimal,” tutur Kang Emil.

Selain itu, dia menjelaskan kegiatan belajar mengajar di sekolah secara tatap muka sudah bisa dilakukan di kecamatan atau kelurahan berstatus Zona Hijau dengan menerapkan protokol kesehatan COVID-19 yang ketat. 

Protokol yang dimaksud antara lain pembatasan hingga 50 persen dari jumlah kapasitas murid dalam satu kelas dan pembagian jadwal murid masuk sekolah Senin-Selasa-Rabu dan Kamis-Jumat-Sabtu.

“Kami izinkan (sekolah dibuka) tapi tetap dengan kewaspadaan. Dimulai dari SMA/SMK/MA dulu baru kemudian SMP, SD, dan seterusnya,” ujar Kang Emil.

Sementara itu, Bupati Cirebon Imron Rosyadi mengatakan, rata-rata kasus terkonfirmasi positif COVID-19 yang terjadi di daerahnya merupakan kasus impor.

“Kalau kita lihat orang yang terpapar (COVID-19) di Kabupaten Cirebon ini orang Cirebon yang domisilinya di Jakarta dan Tangerang. Mereka ditangani di Rumah Sakit Daerah Gunung Jati,” kata Imron. (Fii)
Bagikan:

Komentar