Dedi Mulyadi Murka Ada Tukang Parkir Liar di Tugu Perbatasan Subang–Bandung Barat

Redaktur author photo
Salah satu tukang parkir liar memanfaatkan warga yang berhenti di tugu perbatasan Subang-Bandung Barat

inijabar.com, Subang – Tugu perbatasan antara Kabupaten Subang dan Kabupaten Bandung Barat kini menjadi salah satu titik favorit pengendara roda dua maupun roda empat untuk beristirahat sekaligus berswafoto.

Namun, di balik ramainya kunjungan tersebut, muncul praktik parkir liar yang dilakukan sejumlah oknum pemuda. Mereka memanfaatkan area fasilitas milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk kepentingan pribadi dengan memungut uang dari pengunjung.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan larangan keras terhadap praktik tersebut. Melalui unggahan di akun TikTok pribadinya, ia mengingatkan agar tidak ada pihak yang menjadikan fasilitas publik sebagai ladang keuntungan pribadi.

“Saya ingatkan juga bagi siapa saja yang mencoba untuk jadi tukang parkir dadakan, tukang parkir liar dengan memanfaatkan fasilitas yang dibangun oleh Pemprov Jabar untuk mengambil keuntungan sendiri, mohon dihentikan,” ujar Dedi.

Ia menegaskan, pemerintah tidak akan segan mengambil tindakan tegas terhadap pelanggaran tersebut.

“Kalau sudah saya ingatkan, saya ingatkan nih. Yang ngambil keuntungan di spot areal-areal yang dibangun Pemprov Jabar jadi tukang parkir ngambilin uang, saya ingetin ya untuk jangan dilakukan. Hentikan, kalau tidak akan ditangkap,” tegasnya.

Keberadaan parkir liar ini dikeluhkan sejumlah pengunjung karena dinilai mengganggu kenyamanan serta merusak fungsi fasilitas umum yang seharusnya dapat dinikmati secara gratis oleh masyarakat.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat pun diharapkan segera menertibkan area tersebut agar tetap aman, tertib, dan nyaman bagi para pengguna jalan yang singgah.(*)

Share:
Komentar

Berita Terkini