Longsor di Desa Buninagara, Pj Gubernur Jabar Tak Ingin Aktifitas Ekonomi Warga Terhenti

Redaktur author photo


Kondisi longsor di Desa Buninagara kecamatan Sindangkerta Bandung Barat saat dikunjungi Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin.


inijabar.com, Bandung Barat- Pemprov Jawa Barat tidak ingin aktifitas ekonomi warga sekitar lokasi longsor di Desa Buninagara Sindangkerta terhenti.


Hal itu diungkapkan Penjabat (Pj.) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin saat meninjau lokasi pada Sabtu 


Bey meminta semua pihak bergerak cepat menangani bencana tersebut, mulai dari memastikan masyarakat terdampak dalam kondisi aman dan aktivitas ekonomi tetap berjalan. 


"Karena ini memang daerahnya tidak aman di kondisi sekarang, jadi masyarakat diungsikan ke kerabatnya. Tapi bila tidak ada, nanti Pemda Provinsi Jabar dan Pak Bupati akan mencari solusi secepatnya," ucapnya.


"Termasuk aktivitas ekonomi juga nanti diberikan transportasinya untuk menuju Pasar Ciwidey. Intinya, kita tidak mau aktivitas ekonomi masyarakat terganggu," tambahnya.


Bey menyampaikan, BPBD dan aparat gabungan sudah diterjunkan untuk mengevakuasi material longsor menggunakan alat berat. BPBD Jabar juga sudah mengirim bantuan alat berat dan sembako. 


"Kami sudah respons cepat, langsung dikirim bantuan berupa alat berat dan pangan," tuturnya. 


Selain itu, Bey juga mengimbau kepada masyarakat Jabar untuk mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi berupa angin kencang, longsor, dan banjir, terutama sepanjang musim hujan.


"Jadi imbauan saya untuk yang tinggal di daerah rawan bencana koordinasi dengan petugas. Jangan sampai tidak mengindahkan arahan-arahan dari petugas. Intinya adalah pertama ikuti arahan petugas di lapangan karena BPBD "stand by' 24 jam,"tandasnya.(*)

Share:
Komentar

Berita Terkini