![]() |
inijabar.com, Kota Sukabumi- Kepala Bidang Akuntansi Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Sukabumi Nurul Leila mengungkapkan, realisasi belanja daerah mengalami tren positif.
Hingga semester satu 2025, kata Nurul, telah mencapai sekitar 47,18 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Nurul juga menjelaskan, persentase realisasi ini mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan realisasi APBD pada periode yang sama tahun 2024.
“Kenaikan juga terjadi pada realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) murni yang berasal dari pajak dan retribusi daerah non BLUD, karena pada semester satu tahun 2025, realisasinya telah mencapai 60 persen dari target,” ujarnya pada awak media.
Nurul menerangkan, adapun beberapa perangkat daerah yang memiliki tingkat penyerapan APBD terbesar pada semester I tahun 2025, yakni Sekretariat DPRD dengan realisasi 63,38 persen, kemudian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dengan realisasi sekitar 61,99 persen dan Sekretariat Daerah dengan persentase realisasi mencapai 58 persen.
“Alhamdulillah pada semester satu realisasinya cukup baik,” ucap Nurul.
Disinggung soal perubahan APBD Pemerintah Kota Sukabumi tahun anggaran 2025, ia menyebutkan bahwa saat ini prosesnya telah memasuki evaluasi Gubernur Jawa Barat.
“Ya, hasil evaluasi diperkirakan akan diterima oleh Pemerintah Kota Sukabumi pada pertengahan September,” tandasnya.
Nurul berharap, dengan berbagai upaya yang dilakukan realsiasi belanja daerah dapat terus meningkat.(*)




