![]() |
| Mobil operasional KONI Kota Bekasi yang disebut-sebut tidak pernah beroperasi |
inijabar.com, Kota Bekasi- Kantor KONI Kota Bekasi disorot. Ketua dan Sekretaris disebut lama tak terlihat, sementara pengurus jarang hadir namun gaji bulanan tetap ditransfer.
Sorotan tajam mengarah ke kepengurusan KONI Kota Bekasi. Ketua KONI, Tri Adhianto, yang juga menjabat sebagai Wali Kota Bekasi, disebut sudah lama tidak terlihat berkantor sejak memimpin Kota Bekasi
Hal serupa terjadi pada Sekretaris KONI, Arwani, yang juga merangkap sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bekasi.
Kondisi ini diungkap oleh sumber internal yang menyebut aktivitas kantor nyaris tidak berjalan normal.
“Sudah lama Ketua dan Sekretaris nggak pernah ke kantor,” ungkap salah satu staf yang tak mau ditulis namanya. Kamis (30/4/2026)
Tak hanya itu, fasilitas mobil operasional pun terbengkalai.
“Mobil operasional KONI juga sudah lama nggak jalan. Nggak tahu rusak atau nggak ada bensin,” tambah sumber tersebut.
Yang lebih mengejutkan, kondisi serupa disebut terjadi di tingkat pengurus.
“Pengurus juga banyak yang jarang hadir, tapi gaji bulanan tetap ditransfer,” katanya.
Situasi ini memicu tanda tanya besar terkait tata kelola organisasi dan penggunaan anggaran di KONI Kota Bekasi terlebih Kota Bekasi ditunjuk sebagai salah satu tuan rumah event Porpov Jabar 2026.
Rangkap jabatan yang dipegang pimpinan dinilai berpotensi memecah fokus. Di sisi lain, minimnya kehadiran pengurus namun tetap menerima gaji menjadi sorotan serius soal akuntabilitas.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak KONI Kota Bekasi maupun Pemerintah Kota Bekasi terkait berbagai temuan tersebut.
Jika kondisi ini terus dibiarkan, bukan hanya organisasi yang terdampak tapi prestasi atlet Kota Bekasi pun bisa ikut terancam.(*)



