Baznas Kota Bekasi Salurkan Bantuan ke Korban Banjir Kp Lebak Teluk Pucung

Redaktur author photo
Kepala Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Kota Bekasi, Samsul Badri Islamy

inijabar.com, Kota Bekasi - Banjir yang melanda sejumlah wilayah Kota Bekasi, mendorong Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bekasi bergerak cepat menyalurkan bantuan kepada warga terdampak, terutama di Kampung Lebak, Kelurahan Teluk Pucung, Kecamatan Bekasi Utara.

Kepala Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Kota Bekasi, Samsul Badri Islamy mengatakan, pihaknya langsung turun ke lapangan sejak hari pertama banjir untuk memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi.

"Sejak kemarin kami sudah merespons banjir di beberapa titik dengan memberikan bantuan berupa nasi bungkus, makanan siap saji, serta membuka dapur air untuk para pengungsi," ujar Samsul di lokasi banjir, Jumat (30/1/2026).

Ia menjelaskan, tim relawan Baznas mendistribusikan bantuan langsung, ke lokasi-lokasi yang sulit dijangkau dan belum terfasilitasi secara maksimal.

"Kami turun langsung ke titik-titik yang belum terjangkau. Bantuan kami distribusikan secara langsung agar tepat sasaran," kata Samsul.

Di Kampung Lebak dan Perjuangan, Baznas telah menyalurkan sekitar 150 nasi bungkus. Sejak Rabu lalu, sekaligus membuka dapur air yang menyediakan minuman hangat, dingin, dan kebutuhan cairan lainnya bagi sekitar 80 pengungsi di Musala Jamiatul Khair.

Samsul menyebutkan, keterbatasan sumber daya personel relawan membuat Baznas memfokuskan penanganan pada wilayah dengan dampak terparah. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kampung Lebak termasuk titik banjir terberat.

"Karena keterbatasan, kami fokus di beberapa titik yang paling parah. Dari data BPBD, Kampung Lebak ini memang termasuk yang terdampak berat," papar Samsul.

Baznas juga menjalin kolaborasi dengan Dinas Sosial dan BPBD, dalam penanganan bencana. Lebih dari lima dapur umum beroperasi di sejumlah lokasi, untuk memenuhi kebutuhan pengungsi.

"Kami berkolaborasi dengan Dinas Sosial dan BPBD. Dapur umum dikelola oleh Dinsos, sementara Baznas berperan dalam menyuplai logistik," jelas Samsul.

Baznas telah menyalurkan sekitar 600 bungkus mi instan dan 600 karung beras, untuk mendukung operasional dapur umum, sedangkan distribusi makanan siap saji dilakukan langsung oleh Dinas Sosial.

"BAZNAS fokus pada suplai logistik, sedangkan distribusi makanan siap saji dilakukan langsung oleh Dinsos kepada warga terdampak," pungkasnya. (Pandu)

Share:
Komentar

Berita Terkini